Berita Empat Lawang

Hujan Lebat Picu Kenaikan Volume Sungai di Empat Lawang, BPBD Minta Warga Waspada

Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Empat Lawang menyebabkan beberapa sungai di wilayah

Tayang:
Penulis: Sahri Romadhon | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Sahri Romadhon
VOLUME AIR SUNGAI - Kondisi Sungai Lintang di Kabupaten Empat Lawang alami kenaikan volume usai hujan malam Rabu (29/1/2025). BPBD mengimbau kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan jika sewaktu-waktu terjadi banjir. 

SRIPOKU.COM, EMPAT LAWANG -  Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Empat Lawang menyebabkan beberapa sungai di wilayah tersebut mengalami kenaikan volume.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Empat Lawang mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, Rabu (29/1/2025).

Salah satu sungai yang mengalami kenaikan volume adalah Sungai Lintang dan Bayau. Dari pantauan wartawan hingga Rabu siang, kedua sungai tersebut masih menunjukkan peningkatan volume dengan warna air coklat pekat.

Mengingat curah hujan yang masih tinggi, masyarakat, terutama yang sering beraktivitas di pinggiran sungai, diminta untuk selalu waspada.

Kabupaten Empat Lawang saat ini telah memasuki musim penghujan. BPBD telah menetapkan 47 desa yang rawan banjir dan tanah longsor.

Selain itu, musim penghujan diperkirakan masih akan terus berlanjut hingga bulan Februari 2025.

Sebelumnya, Plt Kepala BPBD Kabupaten Empat Lawang, Dadang Munandar, menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Empat Lawang telah menetapkan wilayah yang harus diwaspadai karena adanya musim penghujan.

“Ada 2 bencana yang berikan perhatian khusus yakni banjir dan tanah longsor serta tidak menutup kemungkinan terjadinya bencana lainnya seperti orang terbawa arus sungai,” kata Dadang beberapa waktu lalu.

“Terkait dengan bencana banjir dan longsor melalui SK Bupati sudah ditetapkan ada 47 desa/kelurahan untuk diwaspadai sebagian besar ada di Kecamatan Tebing Tinggi, Talang Padang, Pendopo, Lintang Kanan, dan Pasemah Air Keruh juga beberapa desa di Kecamatan lainnya,” jelasnya.

Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi terkini mengenai cuaca dan kondisi sungai serta mengikuti arahan dari BPBD setempat.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved