Muara Enim Untuk Rakyat

Ratusan PPPK Muara Enim Padati Kantor BKPSDM untuk Pemberkasan

Hari keempat verifikasi berkas penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I di Kabupaten Muara Enim

Tayang:
Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Ardani Zuhri
Ratusan honorer yang lulus PPPK di Kabupaten Muara Enim padati Kantor BKPSDM Kabupaten Muara Enim untuk pemberkasan, Kamis (16/1/2025) 

SRIPOKU.COM, MUARA ENIM - Hari keempat verifikasi berkas penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I di Kabupaten Muara Enim diwarnai antusiasme tinggi dari para honorer yang lulus.

Ratusan honorer memadati Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Muara Enim pada Kamis (16/1/2025).

Mereka khawatir adanya kendala dalam pemberkasan, mengingat batas waktu yang diberikan hanya sampai tanggal 31 Januari 2025.

Dari pantauan di lapangan, sejak pagi hari terlihat antrean panjang di depan kantor BKPSDM. Jumlah tenaga honorer PPPK yang datang terus bertambah hingga siang, sempat membuat petugas BKPSDM dan Sat Pol PP kewalahan mengatur antrean, terutama para honorer yang berdomisili jauh dari kota Muara Enim.

Bahkan, banyak di antara mereka yang sudah berusia lanjut dan membawa anak serta keluarga, karena proses pemberkasan tidak dapat diwakilkan.

Sailin (34), seorang tenaga honorer dari Kecamatan Sungai Rotan, mengungkapkan kekhawatirannya.

"Minggu depan ada libur panjang, kami takut pemberkasan terlambat. Nanti belum lagi ada kendala atau yang salah sehingga bisa cepat diperbaiki," ujarnya.

Sailin telah mengabdi selama 14 tahun sebagai tenaga tata usaha (TU) di sekolah dengan honor Rp 750 ribu per bulan yang dibayarkan per triwulan. Ia sangat senang dengan kesempatan menjadi PPPK, yang telah lama dinantinya.

Oleh karena itu, ia berinisiatif datang lebih awal untuk menyerahkan berkasnya yang sudah lengkap.

"Sebenarnya jadwal saya besok, namun karena berkas saya sudah lengkap ia berinisiatif hari ini menyerahkannya. Siapa tahu ada yang salah bisa langsung diperbaiki," kata Sailin.

Kepala BKPSDM Muara Enim, Harson Sunardi, melalui Kabid Pengadaan, Informasi dan Penilaian Kinerja Aparatur, Yulius Ceasar, menjelaskan bahwa pemberkasan telah dimulai sejak Senin, 13 Januari 2025, dan telah dijadwalkan untuk menghindari penumpukan. Targetnya, BKPSDM melayani sekitar 300 orang per hari.

Yulius mengakui adanya penumpukan pada hari tersebut, kemungkinan karena adanya libur selama tiga hari ke depan.

"Selama tiga hari tertib, baru hari ini berjubel. Kalau memang tidak selesai, mungkin kita akan buka meski hari libur. Kita lihat nanti yang mendaftar sebab sampai sekarang sudah sekitar 900 orang dari total 3.000 orang," ujarnya.

Prioritas diberikan kepada beberapa kelompok, seperti wanita hamil, orang sakit, dan yang sudah berusia lanjut.

Yulius juga menyebutkan beberapa kendala yang dialami para honorer, seperti berkas scan di flashdisk yang kosong atau corrupt. Pihak BKPSDM berupaya membantu dengan menyediakan fasilitas scan di tempat.

Yulius menambahkan bahwa panitia akan berusaha secepat mungkin menyelesaikan pemberkasan, mengingat waktu yang terbatas dan akan segera dilaksanakannya pemberkasan CPNS.

"Ya memang dikejar waktu, tapi mudah-mudahan bisa selesai sesuai dengan target," pungkasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved