Berita Palembang

Tips Bersihkan Anggur Hijau Muscat dari Pedagang Pasar Cinde Palembang

Meski begitu, para pedagang di Pasar Cinde tetap waspada dan memberikan tips cara membersihkan buah sebelum dikonsumsi.

Penulis: syahrul hidayat | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Syahrul Hidayat
Seorang pedagang buah di Lapak Alif Buah Pasar Cinde memperlihatkan buah segar anggur hijau, Rabu (30/10/2024). Hingga kini peminat anggur hijau ini masih normal jumlahnya. SYAHRUL HIDAYAT 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Isu ditemukannya pestisida di atas ambang aman pada anggur hijau Muscat di Thailand tak menyurutkan minat masyarakat Palembang akan buah yang satu ini.

Meski begitu, para pedagang di Pasar Cinde tetap waspada dan memberikan tips cara membersihkan buah sebelum dikonsumsi.

May, pemilik lapak Alif Buah, mengungkapkan bahwa penjualan anggur Muscat di lapaknya masih stabil.

"Semua buah itu ada pestisidanya, dari apel ada lilinnya. Kalau sampai di rumah dicuci bersih, kan ada tips-tipsnya. Pakai baking soda, pakai garam, cuci pakai air hangat juga bisa luntur pestisidanya karna itu," jelasnya, Rabu (30/10/2024)

"Masih banyak yang beli, walau ada berita itu, biasanya mereka cicipin kalau manis beli," ujar May ketika ditemui di lapak buah Pasar Cinde, Rabu (30/10/2024).

Senada dengan May, Suyono, pedagang buah lainnya, juga mengatakan bahwa minat pembeli terhadap anggur, terutama yang berwarna hijau, masih tinggi.

Harga anggur Muscat saat ini dibanderol Rp 90.000 per kilogram, turun dari harga sebelumnya yang mencapai Rp 100.000 hingga Rp 150.000.

"Anggur hijau sama anggur hitam peminatnya tinggi dibandingkan anggur merah. Mereka biasa cicip dulu, manis mereka beli anggur hijau ini," jelas Suyono.

Sedangkan menurut para pedagang belum ada petugas datang mengecek ke tempat mereka ini.

 

 

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved