Sholawat

Lirik Sholawat Fahtazzal Arsyu Lengkap Arab, Latin dan Arti, Kerap Dibaca Saat Perayaan Maulid Nabi

Terdapat pesan-pesan mendalam yang bercerita tentang keagungan sosok Rasulullah SAW yang terkandung dalam sholawat ini. Simak lirik dan terjemahannya.

Penulis: Tria Agustina | Editor: Tria Agustina
YouTube
Simak lirik sholawat Fahtazzal Arsyu lengkap Arab, latin dan arti, kerap dibaca saat perayaan Maulid Nabi. 

SRIPOKU.COM - Inilah lirik sholawat Fahtazzal Arsyu yang biasa dibaca dalam perayaan Maulid Nabi.

Terdapat pesan-pesan mendalam yang bercerita tentang keagungan sosok Rasulullah SAW yang terkandung dalam sholawat ini.

Sholawat ini juga kerap dibaca dan diamalkan untuk menghormati dan merayakan kelahiran Rasulullah SAW.

Lantunan merdu ini merupakan bagian dari syair Maulid Diba'i yang bercerita tentang atau saat detik-detik lahirnya Nabi Muhamamd SAW.

Simak lirik sholawat yang dikutip dari buku Kitab Shalawat Terlengkap Segala Macam Shalawat Berserta Fadhilahnya, M. Saleh, M.Pd.I., (37) lengkap Arab, latin dan artinya.

Baca juga: Lirik Sholawat Anta Ya Rasululllah Lengkap Latin, Arti Pujian dan Permohonan Syafaat pada Rasulullah

Lirik Sholawat Fahtazzal Arsyu

فَاهْتَزَّ اْلعَرْشُ طَرَبًا وَاسْتِبْشَارًا . وَازْدَادَ اْلكُرْسِيُّ هَيْبَةً وَوَقَارًا . وَامْتَلَأَتْ السَّمَوَاتُ أَنْوَارًا . وَضَجَّتْ الْمَلاَئِكَةُ تَهْلِيْلاً وَتَمْجِيْدًا وَاسْتِغْفَارًا . ( سُبْحَانَ اللهِ وَاْلحَمْدُ لِلهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ )
وَلَمْ تَزَلْ أُمُّهُ تَرَى أَنْوَاعًا مِنْ فَخْرِهِ وَفَضْلِهِ . إِلَى نِهَايَةِ تَمَامِ حَمْلِهِ . فَلَمَّا اشْتَدَّ بِهَا الطَّلْقُ بِإِذْنِ رَبِّ اْلخَلْقِ . وَضَعَتْ الْحَبِيْبَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَاجِدًا شَاكِرًا حَامِدًا كَأَنَّهُ اْلبَدْرُ فِى تَمَامِهِ. مَحَلُّ القِيَام.

Fahtazzal Arsyu tharabaw was tibsyaro. Wazdadal kursiyyu haibatan wa waqoro. Wamtala-atis samaawaatu anwaro. Wa dhojjatil malaa-ikatu tahlilaw wa tamjidaw wastighfaro. (Subhanallah walhamdu lillah wa la ilaha illallahu Allahu akbar 3x).
Wa lam tazal ummuhuu taro anwa’an min fakhrihi wa fadhlih. Ila nihaayati tamaami hamlih. Falammasytadda bihat tholqu bi idzni Robbihil kholq. Wa dha'atil habiba shollallohu alaihi wa sallama saajidan, syakiron haamidan ka annahul badru fi tamaamih. Mahallul qiyaam.

Artinya: "Dan Arasy Allah berguncang dengan kegembiraan. Dan kursi-Nya bertambah keagungannya dan kemuliaannya. Langit-langit dipenuhi cahaya. Para malaikat bersorak dalam pujian, pengagungan, dan permohonan ampun. (Maha suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar.)
Dan ibunya terus melihat berbagai macam kebanggaan dan kemuliaan-Nya hingga akhir kehamilannya. Ketika saat kelahiran semakin dekat dengan izin Tuhan pencipta, (Nabi Muhammad SAW) dilahirkan dalam keadaan sujud, bersyukur dan memuji seakan-akan dia adalah bulan purnama dalam keindahannya."

Cek Berita dan Artikel Sripoku.com lainnya di Google News

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved