Kios Pasar 16 Ilir Dirusak Oknum

Kios Dirusak dan Dijarah, Belasan Pedagang Pasar 16 Ilir Palembang Lapor ke Polda Sumsel

Sejumlah kios pedagang yang ada di gedung pasar 16 Ilir dirusak dan dijarah yang diduga dilakukan oleh sekelompok orang

|
Editor: Odi Aria
Handout
Tangkapan layar video amatir yang memperlihatkan salah satu kios dirusak oknum tak bertanggung jawab. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sejumlah kios pedagang yang ada di gedung pasar 16 Ilir dirusak dan dijarah yang diduga dilakukan oleh sekelompok orang pada Minggu (8/9/2024) dinihari.

Saat ini puluhan pedagang Pasar 16 Ilir mendatangi SPKT Polda Sumsel untuk membuat laporan.

Salah satu pedagang, Jhon Vis pemilik kios pakaian Jhon-Vis yang ada di lantai 2 mengatakan peristiwa itu terjadi pada malam hari.

"Awalnya kita tidak tahu gimana kejadiannya. Tahu-tahu dapat kabar tempat sudah dirusak, ya saya pergi ke pasar. Jam setengah 8 baru tahu, kabarnya dirusak malam," kata Jhon, saat dijumpai di SPKT Polda Sumsel.

Begitu tiba, ia melihat dinding kios dijebol dan barang-barang dirusak, selain itu ada juga barang yang hilang. Sementara di kios yang lain pun ada plafonnya dijebol.

"Pas lihat ke atas banyak yang rusak. Kantor P3RS dirusak, dinding toko jebol, barang ilang, kelewatan. Belum saya hitung apa saja yang hilang, sekarang mau bikin laporan dulu," katanya.

Ketua tim kuasa hukum pedagang Pasar 16 Ilir, Edy Siswanto SH mengatakan, lebih dari 20 kios yang dirusak dan saat ini pihaknya bersama pedagang memadati SPKT Polda Sumsel dan membawa perkara tersebut ke jalur hukum.

"Di lantai basement ada (yang rusak), lantai 2 ada, dan lantai 3 juga ada yang dirusak, hampir 80 persen kios yang dirusak. Kami lagi mau bikin laporan dulu untuk membawa masalah ini ke jalur hukum," katanya.

Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Sumsel, Irwansah Masri sangat menyesalkan perlakuan yang dilakukan oknum tersebut.

APPSI Sumsel menuding pengerusakan ini dilakukan oleh oknum PT BCR.

"APSSI mendukung pedagang Pasar 16 ilir yang merasa dirugikan akibat tindakan ini melapor ke Polda Sumsel " katanya.

APSSI Sumsel berharap, agar PT BCR membuka kembali Pasar 16 Ilir Palembang sehingga pedagang dapat berjualan seperti biasa dan membuka akses dialog kembali kepada pedagang.

"Kami minta Pj. Walikota bersikap terhadap penutupan secara paksa dan merusak barang-barang dan kios pedagang.

Kami juga minta Pj. Walikota melindungi pedagang pasar 16 Ilir dari pihak-pihak yang memaksakan kehendak di Pasar Ilir," harapnya.

 

 

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved