7 Bulan Terkubur, Terungkap Irma Tengah Mengandung saat Dihabisi Suami
Jadi Irma itu nikah dua kali, yang pertama nikah negara (nikah resmi) tapi cerai.
SRIPOKU.COM - Irma Novitasari, wanita yang terkubur selama tujuh bulan setelah dihabisi sang suami bersama tiga rekannya ternyata sedang mengandung.
Wanita muda itu diketahui tengah hamil lima bulan dan terkubur bersama jabang bayi.
Menurut penuturan paman Irma, Ilyas Tari (30), anak Irma bukanlah hasil dari pernikahan dengan pelaku AS, melainkan dengan suami pertamanya, yang saat ini sudah cerai.
"Jadi Irma itu nikah dua kali, yang pertama nikah negara (nikah resmi) tapi cerai. Lalu nikah agama (nikah siri) dengan pelaku," ujar Ilyas kepada Tribunjabar.id pada Sabtu (3/8/2024).
Ilyas mengungkapkan, saat ini anak Irma sedang tinggal dengan mantan suaminya yang sejak kecil sudah mengurusnya.
Ilyas pun mengaku mendengar Irma sedang mengandung anak anak dari hasil hubungan dengan pelaku sebelum dibunuh.
"Kata dari temen-temennya juga, dia (Irma) pas sama si Abang (pelaku AS) itu lagi mengandung lagi, katanya sudah lima bulan. Itu kata temen-temen. Tapi saya kurang tahu, pastinya," katanya.
Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandung, Jawa Barat, menangkap empat pelaku pembvnuhan INS (24) yang jasad korban ditemukan dikubur di Kampung Ciburial, Desa Panyadap, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Adapun Keempat pelaku yakni AS (23), AG (22), US (30), dan AK (21).
Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan, AS merupakan otak pelaku pembunuhan INS. AS, kata Kusworo, merupakan suami siri dari korban INS.
"Memang AS ini merupakan pelaku utama terkait kasus pembunuhan itu," katanya ditemui di Mapolresta Bandung, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (2/8/2024).
Kusworo membenarkan bahwa korban dibunuh oleh para pelaku pada Januari 2024 lalu, dan jasdnya dikuburkan di sebuah perkebunan di belakang rumah pelaku.
Terungkapnya kasus pembvnuhan tersebut, kata Kusworo, berawal saat keluarga korban yang merasa INR sudah tidak pulang sejak Januari.
Keluarga korban mencoba mencari selama beberapa bulan. Kemudian keluarga korban sempat bertanya kepada AS, suami siri korban, dan saat itu AS mengatakan bahwa korban tengah ada pekerjaan di luar kota.
"Kemudian pada tanggal 28 Juli, keluarga korban ini mendapatkan informasi dari warga yang mengatakan bahwa korban nggak usah dicari karena sudah dibunuh oleh suaminya, yaitu tersangka AS," ujarnya.
Kemudian keluarga korban melaporkan dugaan pembunuhan itu ke Polsek Pacet. Jajaran Satreskrim dan Polsek Pacet langsung mencari informasi terkait lokasi tempat dikuburkannya korban oleh pelaku.
Setelah itu, petugas gabungan langsung mengamankan ketiga pelaku yang saat itu masih berada di rumahnya masing-masing di Kabupaten Bandung.
"Sementara pelaku utama AS diamankan pada 31 Juli kemarin di Bogor," kata Kusworo.
| Perkuat Kolaborasi dengan Pemprov, PLN Dorong Penyediaan Listrik Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan |
|
|---|
| Akhir Tragis Pengantin Baru di Kabupaten Bandung, Suami Tewas di Tangan Mantan Suami |
|
|---|
| 5 Kota Kabupaten Termaju di Jawa Barat, Kota Kembang Melaju Paling Depan di Tanah Pasundan |
|
|---|
| Palembang vs Bandung, Kota Kembang Gaji Lebih Tinggi tapi Biaya Hidup Lebih Mahal |
|
|---|
| Kisah Inspiratif Gadis Kembar Tuna Rungu Kerja di Matahari Mall, 'Tenar' Berkat Pemilik Warung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Irma-Novitasari-korban-pembunuhan-setelah-dinyatakan-hilang-tujuh-bulan.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.