Berita Palembang

Dinilai Tergiur Harga Murah, Ternyata Masih Banyak Hewan Kurban yang Dijual Belum Cukup Umur

Hal tersebut untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti hewan kurban tak sesuai syariat. Hal tersebut terbukti, banyak temuan tim di lap

Tayang:
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Fadhila Rahma
Tribunjogja
Dinilai Tergiur Harga Murah, Ternyata Masih Banyak Hewan Kurban yang Dijual Belum Cukup Umur 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumatera Selatan sudah mengingatkan masyarakat sejak awal, untuk membeli hewan kurban di kandang Peternakan hewan kurban secara langsung.


Hal tersebut untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti hewan kurban tak sesuai syariat. Hal tersebut terbukti, banyak temuan tim di lapangan masih ada hewan kurban yang belum cukup umur.


"Ditemukan ada yang belum cukup umur, tapi itu kemungkinan beli bukan di tempat yang kita bina (peternakan resmi). Kita tidak masuk ke pedagang yang jual hewan kurban di pinggir jalan," kata Kepala DKPP Sumsel, Ruzuan Effendi, Selasa (18/6/2024).

Baca juga: Agus Rizal Pengurus Partai Nasdem Lubuklinggau Meninggal Dunia Usai Alami Kecelakaan


Menurutnya, pihaknya masih menunggu laporan final tim di lapangan yang meninjau pelaksanaan dan kesehatan hewan kurban pada Idul Adha 1445 Hijriah seberapa banyak hewan kurban yang belum memenuhi syariat.


"Secara syariat bisa saja hewan itu tidak sah untuk dikurbankan. Ketidaktahuan masyarakat membeli hewan dan tidak transparannya pedagang menginformasikan umur dan kondisi kesehatan hewan membuat itu terjadi," katanya 


Namun, bisa jadi itu pahalanya sedekah karena tak sesuai syariat, bukan kurban. Tapi Wallahualam ya. Karena memang sejak awal juga sudah menyampaikan ke masyarakat untuk tidak beli hewan kurban di tempat yang sembarangan.


"Faktor adanya hewan kurban di bawah umur, bisa jadi karena ada tawaran harga yang lebih murah. Kemudian karena budget yang terbatas sehingga tanpa pikir panjang, masyarakat yang awam berminat membelinya," katanya.


Seharusnya pembeli hewan kurban mencari informasi dahulu. Bagaimana membeli yang bagus, dimana dan seharusnya mencari yang terbaik. Tidak memaksakan beli yang murah ujung-ujungnya tak sesuai syariat.


"Jangan hanya lihat hewan itu dari harganya yang murah, dan besar tapi tak sesuai umur. Dengan adanya tempat terpadu akan menjamin hewan kurban yang dibeli telah sesuai dengan syariat," katakan.


Dia berharap, pemkab/pemkot di Sumsel ke depan memiliki tempat terpadu bagi masyarakat untuk mendapat hewan kurban yang sesuai syariat. Tidak lagi membeli hewan secara asal di pinggir jalan.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved