Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi Sumbar
Korban Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi Sumbar Bertambah 47 Orang, 2 Jenazah Belum Teridentifikasi
Data yang dirilis Basarnas Padang hari ini sedikit berbeda dengan sebelumnya. Sebelumnya disebutkan, ada 8 orang korban yang ditemukan di Padang
SRIPOKU.COM- Jumlah korban banjir lahar dingin Gunung Marapi Sumbar bertambah menjadi 47 orang, Selasa (14/5/2024) pagi.
Hal tersebut diketahui usai Kantor Basarnas Padang, Sumatera Barat, merilis data terbaru jumlah korban meninggal.
Berdasarkan data Basarnas Padang jumlah total sudah 47 orang dengan rincian 20 orang dari Agam, 23 orang Tanah Datar, 2 orang Padang Panjang, dan 2 orang ditemukan di Padang Pariaman serta 2 jenazah belum teridentikasi.
"Hingga pagi ini sudah ada 47 orang korban meninggal dunia yang sudah berhasil kita evakuasi. Pagi ini kita lanjutkan pencarian," ujar Kepala Basarnas Padang, Abdul Malik.
Baca juga: Pasca Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi, Jalan Padang-Bukit Tinggi Terputus Ini Jalur Alternatifnya
Data yang dirilis Basarnas Padang hari ini sedikit berbeda dengan sebelumnya. Sebelumnya disebutkan, ada 8 orang korban yang ditemukan di Padang Pariaman.
Setelah divalidasi, ternyata korban berasal dari Tanah Datar yang terseret arus air hingga ke Padang Pariaman.
"Kemudian 2 korban yang kita temukan di Padang Pariaman kemarin belum teridentifikasi ya," jelas Abdul Malik.
Juru Bicara BPBD Sumbar Ilham Wahab menyebutkan mayoritas korban berasal dari daerah kaki Gunung Marapi.
Di Agam, daerah terdampak paling parah adalah Kecamatan Canduang dan Sungai Puar.
Baca juga: 17 Orang Hilang, 2 Jenazah Korban Lahar Dingin Gunung Marapi Sumbar Belum Terindentifikasi
Sementara di Tanah Datar, kecamatan yang parah adalah Rambatan dan X Koto.
Di Padang Panjang, dua kecamatan parah adalah Padang Panjang Barat dan Padang Panjang Timur.
Sedangkan Padang Pariaman adalah Kecamatan Kayu Tanam.
Ilham mengatakan, banjir bandang bercampur lahar dingin itu disebabkan tingginya intensitas hujan di kawasan Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Agam dan Tanah Datar.
"Sungai-sungai yang berhulu di Gunung Marapi kemudian meluap sehingga menyebabkan terjadinya banjir bandang," tutur Ilham.
Menurut Ilham, air sungai kemudian meluap hingga ke Padang Panjang dan Padang Pariaman. Seperti diketahui bencana banjir terjadi pada Sabtu (11/5/2024) malam yang melanda Tanah Datar, Agam, Padang Panjang dan Padang Pariaman.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
| 17 Orang Hilang, 2 Jenazah Korban Lahar Dingin Gunung Marapi Sumbar Belum Terindentifikasi |
|
|---|
| Pasca Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi, Jalan Padang-Bukit Tinggi Terputus Ini Jalur Alternatifnya |
|
|---|
| Video Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi di Kabupaten Agam, 15 Warga Tewas |
|
|---|
| 5 Fakta Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi Sumbar, 37 Orang Meninggal, Belasan Korban Masih Dicari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/banjir-lahar-dingin-Gunung-Marapi-Padang.jpg)