Breaking News

Berita Selebriti

Harvey Moeis Dipenjara, Sandra Dewi Singgung Ketakutan Terbesar sampai Minta Ampun, Kesehatan Drop

Dan ia paling takut kalau Tuhan menyampaikan teguran tersebut melalui suami atau anak-anaknya.

Editor: Fadhila Rahma
Kolase/Sripoku.com
Harvey Moeis Dipenjara, Sandra Dewi Singgung Ketakutan Terbesar sampai Minta Ampun, Kesehatan Drop 

SRIPOKU.COM - Sandra Dewi menguak ketakutan terbesar di hidupnya yakni mendapat teguran dari Tuhan.

Dan ia paling takut kalau Tuhan menyampaikan teguran tersebut melalui suami atau anak-anaknya.

"Kita kan hidupnya sama suami, sama anak. Kalau Tuhan tegur melalui orang ini, gua minta ampun, gua enggak berani sama sekali. Karena hati kita kan di keluarga," ucap Sandra Dewi kepada Melaney Ricardo dalam video podcast Melaney Ricardo empat tahun silam.


Itulah kenapa Sandra Dewi tak mau banyak tingkah.

Bahkan bisa dikatakan ia nyaris tak pernah pamer kekayaan seperti sebagian selebritas Tanah Air. Misalnya foto di dalam pesawat jet pribadi.

Dia akui postingannya di media sosial lebih banyak memamerkan produk endorse.

Makanya, ibu dua anak tersebut memutuskan untuk menjalanin hidup hemat.

Baca juga: Siapa RBS Bos Harvey Moeis Disebut Penikmat Uang Terbanyak Korupsi 271 T? Suami Sandra Dewi Anteknya

Baca juga: Sadar Makan Duit Haram? Ucapan Sandra Dewi soal Uang Kembali Viral, Akui Siap Hidup Miskin: Cukup

Perdebatan Sandra Dewi dan Suami Bocor, Sikap Harvey Moeis ke Anak jadi Dalang
Perdebatan Sandra Dewi dan Suami Bocor, Sikap Harvey Moeis ke Anak jadi Dalang (Instagram)

Meski Harvey Moeis, sang suami kaya raya, Sandra Dewi tetap perhitungan dalam urusan belanja.

Membeli make up seharga Rp 600 ribu pun harus dipikir dua kali.

"Kita minta rezeki sama Tuhan, dikasih, terus bertingkah, sebentar Tuhan bisa ambil. Gua paling takut ditegur sama Tuhan. Gua takut Tuhan ambil itu semua," sambung Sandra Dewi.

Ia meyakini kalau dalam hidup banyak tingkah atau menjadi orang yang tidak baik, Tuhan akan mengambil rezeki dan berkat yang telah diberikan.

"Tuhan memberi kita segala sesuatu karena Tuhan percaya kita bisa handle apa yang Dia kasih. Kalau Tuhan kasih sebanyak ini, terus kita bertingkah macam-macam yang tidak baik, Tuhan bisa ambil. kan semua dikasih Tuhan," terangnya menyampaikan pendapat.

Kini ketakutan Sandra Dewi seperti jadi kenyataan.

Harvey Moeis ditetapkan sebagai salah satu dari 16 tersangka kasus korupsi tata niaga komoditas timah wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015 sampai 2022.

Kasus korupsi tersebut merugikan negara dengan angka fantastis, yakni Rp 270 triliun.

Tak menutup kemungkinan Kejaksaan Agung akan menyita harta para tersangka. Tak terkecuali Harvey Moeis yang saat ini dalam masa penahanan.

Sudah dipastikan bagaimana hancurnya perasaan Sandra Dewi mengetahui suaminya jadi tersangka dan ditahan.

Konon, ia sampai jatuh sakit. Kesehatannya drop.

Dugaan itu muncul setelah Sandra dalam unggahannya di Insta Story menampilkan kiriman buah dan bunga, yang disertai ucapan doa untuk kesembuhannya.

Chacha caroline, seorang wanita indigo, menerawang bahwa Sandra Dewi sedang depresi berat.

"Suaminya ditangkap, seorang istri pastilah ada stres, depresi. Kondisinya menurun, dia kan lagi recovery, sudah sakit, terus dengar berita seperti itu tentang suaminya, makin stres, dia makin drop," ucap Chacha dikutip dari video Cumicumi.

Tersangka korupsi dalam kasus korupsi tata niaga komoditas timah selain Harvey Moeis

Harvey Moeis tak sendiri. Ada 15 tersangka lain dalam kasus korupsi tata niaga komoditas timah wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015 sampai 2022.

Berikut 15 orang lainnya yang sejauh ini sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi timah oleh Kejagung:

  1. SG alias AW, pengusaha tambang di Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung
  2. MBG, pengusaha tambang di Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung
  3. HT alias ASN, direktur utama CV VIP (perusahaan milik tersangka TN alias AN)
  4. MRPT alias RS, direktur utama PT Timah Tbk tahun 2016-2021
  5. EE alias EML, direktur keuangan PT Timah Tbk tahun 2017-2018
  6. BY, mantan komisaris CV VIP
  7. RI, direktur utama PT SBS
  8. TN, beneficial ownership CV VIP dan PT MCN
  9. AA, manajer operasional tambang CV VIP
  10. TT, tersangka kasus perintangan penyidikan perkara
  11. RL, general manager PT TIN
  12. SP, direktur utama PT RBT
  13. RA , direktur pengembangan usaha PT RBT
  14. ALW , direktur operasional tahun 2017, 2018, 2021 dan direktur pengembangan usaha tahun 2019-2020 PT Timah Tbk
  15. Helena Lim alias HLN, manajer PT QSE

Ucapan Sandra Dewi soal Uang Kembali Viral

7 Hari Diisolasi, Alasan Sandra Dewi Belum Jenguk Harvey Moeis di Penjara Terjawab
7 Hari Diisolasi, Alasan Sandra Dewi Belum Jenguk Harvey Moeis di Penjara Terjawab (Instagram)

Hidup bergelimang harta nyatanya dari hasil korupsi atau uang haram, Sandra Dewi sempat akui siap hidup tanpa duit.

Ucapan Sandra Dewi soal uang beberapa waktu lalu kembali viral di media sosial.

Melansir dari TribunJatim.com, saat ini, keberadaan Sandra Dewi terancam dengan kesulitan finansial, pernyataannya tentang uang kembali menjadi viral di media sosial.

Sebelum suaminya dipenjara karena kasus korupsi, Sandra Dewi sebelumnya pernah menyatakan bahwa hidup tanpa kekayaan yang berlimpah.

Pengakuan Sandra Dewi ini disampaikannya saat menjadi tamu di Podcast Boy William.

Pada awalnya, Boy William bertanya kepada Sandra apakah uang memiliki arti penting baginya.

"Is money important? (Apakah uang penting?," tanya Boy.

"Yes," jawab Sandra langsung.

"Important juga, cuma kalau buat gue sama suami yang lebih important lagi itu family," jelas Sandra.

Bagi Sandra, hidup dengan banyak atau sedikit uang tidak membuat perbedaan.

"Ya uang kan sebenernya kita hidup kan begitu-begitu aja sih, makan tiga kali sehari. Bisa jalan-jalan udah bagus."

"Uang dikasih banyak itu ya bonus dari Tuhan," terangnya.

Bahkan, Sandra siap untuk hidup dengan sedikit uang.

"Dikasih sedikit pun enggak papa yang penting cukup buat makan," selorohnya.

Sandra berujar, kesehatan keluarganya lebih penting.

"Yang penting itu kesehatan keluarga," bebernya.

Dalam kesempatan itu, Sandra juga menyatakan bahwa dia dan Harvey bukanlah tipe orang yang suka memamerkan kekayaan mereka.

Sandra merasa malu untuk melakukannya karena sering bertemu dengan orang-orang yang jauh lebih kaya darinya.

"Kalau gue, kenapa memilih tidak menunjukkan karena gue tuh banyak ketemu orang-orang hebat dan kaya banget.

Jadi gue pikir, gue belum ada apa-apanya lah sama orang-orang hebat ini," jelas Sandra Dewi, dikutip dari YouTube Boy William, Jumat (29/3/2024).

Harvey Moeis Cuma Kaki Tangan

Suami artis Sandra Dewi, Harvey Moeis (HM) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata niaga komoditas timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah pada Rabu (27/3/2024).
Suami artis Sandra Dewi, Harvey Moeis (HM) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata niaga komoditas timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah pada Rabu (27/3/2024). (Kolase)

Muncul nama baru yang diduga mempunya peran penikmat uang terbanyak di kasus korupsi timah Rp271 triliun yang menyeret nama suami Sandra Dewi, Harvey Moeis.

Kasus ini juga menyeret Crazy Rich PIK yakni Helena Lim.

Namun, mereka dianggap cuma kaki tangan atau anteknya. Ada sosok berinisial RBS yang disebut sebagai aktor intelektual dalam kasus korupsi timah yang melibatkan belasan orang itu.


Sosok berinisial RBS ini digaungkan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) melalui somasi terbuka dengan harapan Kejaksaan Agung (Kejagung) dapat menetapkan tersangka.

"Meminta segera menetapkan tersangka dan melakukan penahanan atas seorang dengan inisial RBS atas perannya sebagai aktor intelektual dan penikmat uang paling banyak dari perkara dugaan korupsi tambang timah," kata Koordinator MAKI, Boyamin Saiman dalam keterangannya, Minggu (31/3/2024).

Boyamin menduga, peran RBS dalam kasus ini yaitu menyuruh Harvey Moeis dan Helena Lim untuk dugaan memanipulasi uang hasil korupsi dengan modus CSR.

"RBS diduga pihak yang mendirikan dan mendanai perusahaan-perusahaan yang digunakan sebagai alat untuk melakukan korupsi tambang timah," paparnya.

Ia menjelaskan, RBS adalah terduga official benefit (penikmat utama keuntungan dan pemilik sesungguhnya) dari perusahaan-perusahaan pelaku penambangan timah ilegal.

Sehingga, kata Boyamin, sudah semestinya RBS dijerat dengan ketentuan tindak pidana pencucian uang (TPPU) guna merampas seluruh hartanya guna mengembalikan kerugian negara dengan jumlah fantastis.

Apalagi, Boyamin menyebut RBS saat ini diduga kabur keluar negeri, sehingga penetapan tersangka menjadi penting guna menerbitkan Daftar Pencarian Orang dan Red Notice Interpol guna penangkapan RBS oleh Polisi Internasional.

"RBS apakah orang yang sama dengan orang yang disebut RBT maka Kami serahkan sepenuhnya kepada Penyidik karena Kami yakin Penyidik telah mengetahui identitas yang bersangkutan," ujarnya.

"MAKI pasti akan gugat Praperadilan lawan Jampidsus apabila somasi ini tidak mendapat respon yang memadai," sambung Boyamin.


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved