Ramadhan 2024

Selama Ramadhan, Sampah Kulit Dogan di Lahat Capai 4,5 Ton Per Hari

Sampah kulit kelapa muda alias dogan di Kabupaten Lahat mencapai 4,5 ton per hari, selama bulan Ramadhan. 

Penulis: Ehdi Amin | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Edhi Amin
Petugas Kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lahat saat mengangkut sampah kulit dogan, Selasa (26/3/2024) 

Laporan Wartawan Sripoku.com Ehdi Amin

SRIPOKU.COM, LAHAT - Sampah kulit kelapa muda alias dogan di Kabupaten Lahat mencapai 4,5 ton per hari, selama bulan Ramadhan. 

Sehingga volume sampah di Lahat mengalami peningkatkan dibandingkan di hari biasa. 

Pada bulan Ramadhan 1445 hijriyah, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lahat mencatat, Peningkatan volume sampah ini bahkan mencapai enam persen.

Jika pada sebelum bulan Ramadhan, total sampah yang terkumpul capai 60 ton per hari, saat Ramadhan naik menjadi 73,02 ton per hari.

Dengan mayoritas sampah berasal dari sampah lain sejenis sampah rumah tangga. 

Kepala DLH Kabupaten Lahat, Ir Agus Salman, melalui Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, Indra Buana SH MH membenarkan, sejak awal Ramadhan, volume sampah sudah mengalami peningkatan.

Sampah tersebut berasal dari lapak-lapak pedagang penjual takjil dan buah. Untuk di Kota Lahat, berasal dari lapak-lapak pedagang di sepanjang Jalan Inspektur Yazid, Jalan Mayor Ruslan, Jalan Kol H Burlian dan Jalan Jaksa Agung R Soeprapto.

"Ada kenaikan volume sampah sekitar 6 persen, dari rata rata sampah per hari sebelum Ramadhan. Mulai dari sampah kulit kelapa muda (dogan), hingga sampah plastik," ujar Indra Buana, Selasa (26/3/2024).

Untuk jenis sampah spesifik yang terpantau paling banyak, ialah sampah kulit kelapa muda. Dalam satu hari bisa bekisar 4,5 ton per hari.

Dengan adanya penambahan volume ini, DLH Lahat nampaknya juga lakukan penambahan shif pengangkutan, agar semua sampah yang ada tetap terangkut sesuai jadwal.

"Tidak ada penambahan armada, hanya penambahan shif kerja saja untuk petugas kebersihan kita. Lokasi paling banyak sampah dogan, berada di sepanjang jalan Mayor Ruslan," kata Indra.

Indra menambahkan, kepada pedagang dan seluruh masyarakat, diimbau agar sampah yang terkumpul bisa dikemas dan dikumpulkan dalam wadah, agar memudahkan pengangkutan oleh armada truk pengangkut sampah.

"Cukup dikumpulkan dalam wadah, agar bisa diangkut petugas kita. Jangan sampai buang sampah sembarangan, apalagi jika sampai buang sampah di sungai. Jika ketahuan, akan di sanksi sesuai aturan," tegasnya. 

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved