Ramadan 2024

Bacaan Doa Qunut saat Solat Witir di Malam ke-15 Ramadan, Lengkap dengan Latin dan Artinya

Ulama mazhab Syafiiyyah melaksanakan Qunut witir pada akhir sholat witir setelah rukuk di pertengahan bulan Ramadhan.

Tayang:
Penulis: Rizka Pratiwi Utami | Editor: pairat
Sripoku.com
Bacaan Doa Qunut saat Solat Witir di Malam ke-15 Ramadan 

SRIPOKU.COM - Berikut ini bacaan doa Qunut saat Sholat Witir yang mulai dibaca sejak malam ke-15 Ramadan.

Qunut sendiri berasal dari Bahasa Arab yang memiliki beberapa makna diantaranya yaitu berdiri lama, diam, selalu taat, tunduk, doa dan khusyuk.

Maksud doa qunut secara istilah adalah doa yang dibaca seorang muslim dalam sholat pada tempat yang dikhususkan semasa berdiri.

Ulama mazhab Syafiiyyah melaksanakan Qunut Witir pada akhir Sholat witir setelah rukuk di pertengahan bulan Ramadhan.

Sedangkan, ulama kalangan Hanafiyah melakukan Qunut Witir di rakaat ketika sebelum rukuk setiap sholat sunnah.

Sementara itu, menurut mazhab Hanabilah, Qunut witir dilakukan setelah Witir dan pengikut Imam Malik menetapkan bahwa Qunut witir tidak disunnahkan.

Menurut mazhab Syafiiyyah, bacaan doa Qunut witir sama seperti doa Qunut Subuh.

Berikut ini bacaan doa Qunut sholat witir sendiri dan berjemaah selengkapnya.
Berikut ini bacaan doa Qunut sholat witir sendiri dan berjemaah selengkapnya. (pngegg.com)

Baca juga: Bacaan Doa Qunut Sholat Witir Berjemaah Lengkap, Dibaca Pada Malam Akhir Puasa di Bulan Ramadan

Doa Qunut Witir

Berikut bacaan doa Qunut witir:

للّ هُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَقِنِيْ شَرَّمَا قَضَيْتَ فَاِنَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْض ى عَلَيْكَ وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّ
مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Allahhummahdinii fiiman hadait, wa'a finii fiman 'aafait, wa tawallanii fiiman tawal-laiit, wa baarik lii fiimaa a'thait, wa qinii syarra maa qadhait.

Fainnaka taqdhii walaa yuqdha 'alaik, wa innahu laayadzilu man walait, wa laa ya'izzu man 'aadait, tabaa rakta rabbanaa wata'aalait.

Falakalhamdu 'alaa maaqadhait, Astaghfiruka wa'atuubu ilaik, Wasallallahu 'ala Sayyidina Muhammadin nabiyyil ummiyyi. Wa'alaa aalihi washahbihi wasallam.

Artinya: Ya Allah tunjukkanlah padaku sebagaimana pada mereka yang telah Engkau beri petunjuk, dan berilah padaku pengampunan sebagaimana pada mereka yang Engkau beri ampun, dan peliharalah aku sebagaimana pada mereka yang Engkau pelihara, dan berilah padaku keberkatan sebagaimana yang telah Engkau karuniakan pada merek, dan selamatkan aku dari mara bahaya yang telah Engkau tentukan.

Maka sesungguhnya Engkaulah yang menghukum dan bukan yang kena hukum, maka sesungguhnya tidaklah hina pada mereka orang yang Engkau pimpin, dan tidak mulia orang yang Engkau musuhi, Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha tinggi Engkau

Maka bagi Engkau segala puji atas yang Engkau hukumkan, aku mohon ampun kepada Engkau dan aku bertaubat kepada Engkau, dan semoga Allah mencurahkan rahmat dan kesejahteraan atas junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.

Baca berita menarik Sripoku.com lainnya di Google News

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved