Ramadan 2024

Jelang Ramadan Harga Bahan Pokok di Palembang Merangkak Naik, Harga Daging Sapi Rp 150 Ribu per Kilo

Jelang bulan Ramadaan, harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional Palembang menunjukkan tren kenaikan.

Penulis: syahrul hidayat | Editor: Odi Aria
Sripoku.com/Syahrul Hidayat
Seorang ibu rumah tangga memilih daging sapi yang dijual Rp 150.000 per kilo di Pasar 10 Ulu Palembang, Selasa (5/3/2024). Menjelang bulan puasa sejumlah kebutuhan pokok merangkat naik. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Jelang bulan Ramadaan, harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional Palembang menunjukkan tren kenaikan.

Harga daging sapi paha kini mencapai Rp 150.000 per kilogram, daging untuk sop-sopan Rp 100.000 per kilogram, dan daging ayam potong Rp 38.000 per kilogram.

Sementara itu, harga telur ayam naik menjadi Rp 29.000 per kilogram, bucis Rp 25.000 per kilogram, cabai merah Rp 80.000 per kilogram, dan bawang merah Rp 28.000 per kilogram.

Harga minyak goreng curah juga naik menjadi Rp 17.000 per kilogram.

Untuk beras, harga beras premium kemasan 5 kilogram mencapai Rp 78.000.

Harga gandum Rp 7.500 per kilogram, gula pasir Rp 16.200 per kilogram, dan sagu kualitas biasa Rp 12.500 per kilogram.

Naiknya harga pokok ini disikapi para ibu rumah tangga bermacam tanggapan. Ada yang pasrah dengan kondisi ini ada juga menggerutu.

"Harga-harga naik semua, jadi belanja jadi lebih mahal, susah ngomong kita," kata seorang pembeli, Ibu Titin yang tinggal di Tangga Takat SU2, ketika dijumpai di Pasar 10 Ulu, Selasa (5/3/2024).


Sedangkan Novi (43), pedagang gorengan mengatakan kenaikan harga ini sangat memberatkan. Karena dagangan yang dijualnya untungnya jadi sedikit.

"Aku tadi kaget harga telur ayam di pasar Rp 29.000. Ibu ibu di pasar tadi khawatir puaso nanti bakal naik lagi, belum puasa aja sudah tinggi harganya,"  ungkap Novi pedagang pempek goreng dan model ini.

Sementara seorang pedagang ayam potong di Pasar Pocong Nagaswidak, Eva, mengatakan bahwa kenaikan harga ini sudah terjadi sejak beberapa minggu terakhir.

"Harga ayam potong naik karena permintaan meningkat, kita juga untungnya sedikit. Karena naik dari agen," ujarnya.

Para ibu ini mengharapkan adanya penurunan harga kalau masuk bulan puasa nanti. Kepada pemerintah Kota Palembang diharapkan dapat segera mengambil langkah untuk mengatasi kenaikan harga kebutuhan pokok ini agar tidak semakin membebani masyarakat menjelang bulan Ramadan.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved