Polemik Soal Patung Bung Karno, DKSS Kumpulkan Para Seniman Bentuk Kekecewaan Pada Pemkab Banyuasin

DKSS berencana akan mengumpulkan para pelaku seni rupa atau seniman terkait polemik Patung Bung Karno yang dinilai bisa membuat Provinsi Sumsel malu.

Tayang:
Penulis: Reigan Riangga | Editor: adi kurniawan
TribunSumsel/Ardi Diansyah
Penampakan patung Bung Karno terbaru setelah dilakukan pembongkaran dan pembuatan baru di komplek Bung Karno Sport Center, Rabu (17/1/2024). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Dewan Kesenian Sumatera Selatan (DKSS) berencana akan mengumpulkan para pelaku seni rupa atau seniman terkait polemik Patung Bung Karno yang dinilai bisa membuat Provinsi Sumsel malu.

"Besok (Senin) Ketua DKSS Iqbal Rudianto atau yang akrab disapa Didit akan memberikan keterangan secara langsung. Diharapkan rekan media serta pelaku seni lainnya bisa hadir," ungkap Sekjen DKSS Qusoi, Minggu (21/1/2024).

Menurut Qusoi, ini merupakan bentuk kekecewaan para seniman di Sumsel terkait wacana dibangun Patung Bung Karno di Kabupaten Banyuasin.

"Intinyo DKSS kecewa dengan Pemkab Banyuasin yang tidak melibatkan Sumsel. Dalam hal perencanaan ataupun eksekusi," katanya.

"Padahal seniman Sumsel banyak yang mumpuni," lanjut dia.

Undangan tersebut berbunyi, Diharapkan kehadiran kawan2 PERUPA & kawan2 Wartawan untuk hadir pada Senin esok di GUNS CAFE menyikapi msl Heboh Patung Soekarno di Banyuasin yg sangat memalukan Sumsel & Tdk menghargai seniman Sumsel terkhusus para Perupa di Sumsel yg tak dihargai, patung tsb Tdk melibatkan seniman Sumsel, maka dari itu kami harapkan kehadiran para Perupa Sumsel & rekan2 wartawan tuk hadir di konferensi Pers DKSS terkait msl ini,trims 

"Salam budaya." Katanya.

 

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved