Breaking News

Diserang Wereng, Hasil Penan Padi Petani di Wonokerto Musi Rawas Turun

Akibat diserang hama wereng, membuat sejumlah petani padi di Desa E Wonokerto Kabupaten Mura mengalami penurunan hasil panen. 

|
Penulis: Eko Mustiawan | Editor: adi kurniawan
Sripoku.com/Eko Mustiawan
Salah seorang petani di Desa E Wonokerto Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas (Mura), ketika melihat tanaman padinya.  

SRIPOKU.COM, MUSI RAWAS -- Akibat diserang hama wereng, membuat sejumlah petani padi di Desa E Wonokerto Kecamatan Tugumulya Kabupaten Musi Rawas (Mura) Sumsel, mengalami penurunan hasil panen. 

Hal tersebut disampaikan Warsono salah seorang petani di Desa E Wonokerto mengatakan, bahwa saat ini, sebagian besar petani di Desa E Wonokerto mulai panen padinya.

"Sebagian besar sudah panen, dan ada sebagian yang belum," kata Warsono kepada Sripoku.com, Rabu (03/01/2024) saat melihat tanaman padinya.


Dia mengatakan, untuk musim tanam kali ini, hampir sebagian besar di desanya mengalami penurunan produksi. Hal itu, dikarenakan adanya serangan hama wereng di tanaman padinya. 


"Turun drastis hasil panen, karena ada serangan hama wereng, waktu tanaman padi mulai berbuah," ucapnya.


Dia juga mengaku, menjadi salah satu petani yang tanaman padinya terdampak akibat serangan hama wereng tersebut. Memang, tidak habis total. 


"Saya salah satunya, padi saya juga diserang hama wereng, memang tidak semuanya, tapi sebagian saja," jelasnya.


Dia juga mengatakan, menanam padi di 2 petak lahan persawahan nya. Biasanya, dalam 2 petak lahan sawahnya tersebut, mampu menghasilkan 10-12 karung gabah basah. 


"Biasanya dapat 10 karung, tapi pernah 12 karung. Kalau panen saat ini, hanya dapat 5 karung," ungkapnya.


Dia juga mengaku, sudah melakukan upaya pencegahan dan juga penanganan, namun hasilnya belum maksimal. Terbukti, masih ada bagian tanaman padi yang gosong dan mati. 


"Sudah di semprot, tapi tidak ada pengaruhnya. Masih ada bagian yang gosong dan mati," ucapnya.


Sama halnya disampaikan, Yoto yang juga petani padi di Desa E Wonokerto mengaku, ada beberapa bagian tanaman padi yang mati akibat serangan hama wereng


"Serangannya ngeblok-ngeblok. Misal, sebelah sini ada, kemudian sebelah sana ada juga," katanya.


Melihat tanaman padi tersebut, Yoto memprediksi hasil panennya bakal turun drastis dibanding panen sebelumnya. 


"Kalau liat dari kondisinya, panen kali ini bakal turun banyak. Biasanya, 1 petak sawah ini bisa dapat 6-7 karung gabah," ucapnya.


Lebih lanjut Yoto mengaku, tak hanya serangan hama wereng, kini petani juga kewalahan dengan serangan hama burung pipit. 


"Pagi dan sore harus di tunggu, karena burungnya banyak banget. Kalau tidak telaten, bisa habis padinya," tutupnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved