Harga Tomat
Harga Tomat di tingkat Petani Pagaralam Sumsel Melonjak, Harga Sayur Lain Juga Ikut Naik
Kenaikan ini menjadi semangat bagi para petani karena biasanya di musim hujan harga sayur akan turun.
Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Ahmad Sadam Husen
SRIPOKU.COM, PAGARALAM -- Dua hari terakhir ini harga sayur di Kota Pagaralam banyak mengalami kenaikan.
Salah satunya yaitu harga tomat yang melonjak tajam, dari Rp 4.000 perkilogram menjadi Rp 9.000 di tingkat petani.
Selain tomat beberapa komoditi lainnya, yaitu sawi dan kacang bunci,s juga mengalami kenaikan.
Untuk harga sawi naik hingga Rp 3.000, yang sebelumnya di angka Rp2.000 menjadi Rp 5.000 per kilogram.
Sedangkan harga kacang buncis saat ini di angka Rp 15.000 per kilogram, yang sebelumnya hanya Rp 8.000 per kilogram.
Tommi (40), salah satu petani tomat Pagaralam mengatakan, saat ini harga tomat sedang mengalami kenaikan cukup signifikan.
"Naik harga tomat hari ini, di tingkat petani atau di lahan saja harganya Rp 9.000 per kilogram," ujarnya.
Kenaikan ini menjadi semangat bagi para petani karena biasanya di musim hujan harga sayur akan turun.
Namun saat ini hampir semua jenis sayur mengalami kenaikan.
"Selain tomat, sawi dan kacang buncis juga mengalami kenaikan."
"Bahkan kenaikan lebih dari 100 persen."
"Ini kabar baik untuk kami para petani karena kondisi ini tidak terus terjadi hanya ada momennya saja," katanya.
Sebelumnya Pj Walikota Pagaralam, H. Lusapta Yudha Kurnia, merencanakan akan membuat Pasar Sub Agribisnis untuk dapat mengendalikan harga komoditi sayur agar harganya bisa stabil dan anjlok mendadak.
"Kita rencananya akan membuat Pasar Sub Agribisnis yang bertujuan untuk memberikan jaminan harga kepada para petani."
"Selain itu dengan adanya Pasar Sub Agribisnis maka harga komoditi sayur akan lebih stabil," ujarnya.
===
Simak berita Sripoku.com lainnya di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Salah-satu-pedagang-tomat-di-Pasar-Terminal-Nendagung-Pagaralam-Selasa-5122023.jpg)