Berita Pagaralam

Jelang Tahun Baru 2024, Villa dan Hotel di Pagaralam Sumsel Masih Belum Full Booking

Kondisi yang sama juga terjadi di pemilik atau pengelola home stay yang mengaku telah menerima mulai pesanan unit kamar atau.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Ahmad Sadam Husen
Sripoku.com/Wawan Septiawan
Salah satu villa yang di kawasan Gunung Dempo, Pagaralam yang jadi salah satu tempat menginap wisatawan. 

SRIPOKU.COM, PAGARALAM -- Seperti tahun-tahun sebelumnya, antusias masyarakat untuk merayakan libur akhir tahun ke kota Pagaralam masih tetap relatif tinggi.

Hal ini terpantau dari mulai banyaknya pesanan booking villa dan home stay, baik melalui aplikasi maupun pesanan langsung kepada para pengelola.

Salah satunya Villa dan Coutigue Pelangi Dempo yang ada di kawasan kebun teh Gunung Gare.

Dari kapasitas 6 villa dan 12 kamar, menurut pengelolanya, sudah 60 persen telah dipesan oleh masyarakat yang rata-rata dari luar daerah.

"Alhamdulillah pesanan kamar dan villa sudah hampir full booking untuk tanggal 23 sampai 31 Desember," ujar Fredy, Senin (20/11/2023)

Untuk tarif kamar hotel maupun villa sendiri, bebernya, seperti tahun-tahun lalu pasti mengalami kenaikan karena antusiasme masyarakat yang ingin menginap dan berlibur akhir tahun di Pagaralam, d imana kenaikan tarif ini bisa mencapai 50 persen lebih.

"Jika di hari-hari biasa tarif villa dengan fasilitas 2 kamar tidur, ruang tamu dan pantry di angka Rp 1.2 juta per malam, maka untuk hari-hari libur besar dan akhir tahun naik jadi Rp 2 juta per malam."

"Demikian juga dengan tarif kamar hotel dari Rp 400 ribu pe rmalam, naik jadi Rp 750 ribu dengan service tambahan sarapan yang kami sediakan di area resto."

"Atau jika ada pesanan khusus bisa kami antar langsung ke kamar atau villa tamu," katanya.

Ssalah satu villa yang di kawasan Gunung Dempo, Pagaralam yang jadi salah satu tempat menginap wisatawan.
Ssalah satu villa yang di kawasan Gunung Dempo, Pagaralam yang jadi salah satu tempat menginap wisatawan. (Sripoku.com/Wawan Septiawan)

Kondisi yang sama juga terjadi di pemilik atau pengelola home stay yang mengaku telah menerima mulai pesanan unit kamar atau.

Walaupun dengan kenaikan tarif hingga di angka 50 persen lebih, hal itu diakui tidak menyurutkan minat calon tamu untuk memesan kamar untuk menikmati liburan akhir tahun di Pagaralam.

"Aliffa Home Stay yang saya kelola punya dua unit rumah, dengan total 6 kamar yang kami tarif Rp 600 ribu per malam di hari biasa."

"Namun untuk tarif dalam rangka libur akhir tahun ini naik jadi Rp 1 juta per malam," jelas Neny pengelolah Aliffa Home Stay.

Namun diperkirakan kunjungan wisatawan ke Pagaralam di tahun ini tidak akan seramai tahun sebelumnya lantaran wisatawan asal luar daerah kini sudah memiliki alternatif destinasi wisata selain Pagaralamlam.

Terlebih semenjak akses jalan tol terkoneksi dengan Provinsi Lampung, seperti tahun sebelumnya wisatawan asal Palembang jumlahnya sudah agak berkurang.

===

Simak berita Sripoku.com lainnya di Google News

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved