Gekrafs Aceh, Hari Ekonomi Kreatif Pemantik Optimisme Anak Bangsa

Kemenparekraf RI mengadakan perayaan perdana Hari ekonomi kreatif nasional (Hekrafnas) di Gedung Sapta Pesona

Editor: adi kurniawan
Handout
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf RI) mengadakan perayaan perdana Hari ekonomi kreatif nasional (Hekrafnas) di Gedung Sapta Pesona,  Kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif, Selasa (24/10/2023). 

SRIPOKU.COM, BANDA ACEH - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf RI) mengadakan perayaan perdana Hari ekonomi kreatif nasional (Hekrafnas) di Gedung Sapta Pesona,  Kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif, Selasa (24/10/2023).

Menteri Sandiaga Uno ikut menghadiri dan membuka acara tersebut, yang diikuti oleh semua pelaku 17 sub sektor pada industri yang mengandalkan ide dan pengetahuan dari sumber daya manusia sebagai faktor produksi utamanya ini

Kata Sandi, ekonomi kreatif menjadi salah satu lokomotif kebangkitan perekonomian Indonesia dalam menyongsong Indonesia Emas tahun 2045.

"Salah satu (faktor) yang akan membuat Indonesia maju adalah ekonomi kreatif dan ekonomi kreatif adalah masa depan ekonomi Indonesia," kata Sandiaga.

Dalam kesempatan itu Menteri Sandiaga mengatakan, peringatan Hekrafnas pertama yang jatuh setiap tanggal 24 Oktober ini,  merupakan bentuk selebrasi dari semakin pesatnya perkembangan sektor ekonomi kreatif di Indonesia.

Sementara itu ketua Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional atau Gekrafs Aceh, Mahfudz Y Loethan menyambut baik hari yang disebutnya  momen akbarnya pelaku ekonomi kreatif di tanah air.

“Ini hari dimana menjadi penambah spirit dan pemantik optimisme anak bangsa ini yang bergerak di sektor kreatif, untuk terus berkarya dan berinovasi melahirkan produk-produk terbaiknya dalam  mengharuskan nama negara ini di pentas dunia” Sebut Mahfudz

Kontribusi  ekonomi kreatif bagi perekonomian nasional semakin baik. Nilai tambah yang dihasilkan ekonomi kreatif juga selalu mengalami peningkatan yang sangat signifikan setiap tahunnya.

“Industri kreatif ini butuh sinergi dan kolaborasi dengan para pihak, pemerintah juga pelaku dunia usaha, Sehingga sinergi ini akan mendorong karya-karya kreatif   serta mendapatkan nilai tambah yang lebih besar,” Harap Mahfudz

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved