Polda Sumsel
Polda Sumsel Terima 16 Laporan Karhutla, Paling Banyak di Kabupaten OKI dan Muba
Selama musim kemarau 2023 sementara ini, Ditreskrimsus Polda Sumsel telah menerima 16 laporan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Selama musim kemarau 2023 sementara ini, Ditreskrimsus Polda Sumsel telah menerima 16 laporan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Dengan lokasi paling banyak di wilayah Kabupaten OKI (Ogan Komering Ilir) dan Kabupaten Muba (Musi Banyuasin) Provinsi Sumsel (Sumatera Selatan).
Kapolda Sumsel Irjen Pol A Rachmad Wibowo SIk melalui Kasubdit 4 Tipiter AKBP Tito Dani mengatakan, dari 16 laporan yang masuk ada 31 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
"Ada juga yang sudah masuk tahap 2 prosesnya. Semuanya dari perorangan, namun ada juga indikasinya dari korporasi tapi masih diselidiki. Lahan yang terbakar paling banyak di OKI dan Muba," kata AKBP Tito Dani, Jumat (8/9/2023).
AKBP Tito Dani menjelaskan, dari 16 laporan polisi tersebut total 30 hektar lahan yang terbakar milik perorangan dan terindikasi dari korporasi.
"Yang terbakar saja ada 30 hektar lahan," kata AKBP Tito Dani.
Ia menghimbau masyarakat agar tidak membakar lahan sedikit pun apapun alasannya.
"Kami menghimbau karena ini lagi kemarau, jangan ada alasan apapun masyarakat membuka lahan dengan cara dibakar. Walaupun sedikit-sedikit, perintah dari Presiden yang ditindaklanjuti oleh Kapolda Sumsel, bahwa siapapun pelaku pembakaran lahan harus ditindak tegas," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Kasubdit-IV-Tipidter-Ditreskrimsus-Polda-Sumsel-AKBP-Tito-Dani.jpg)