Berita Muba
Pj Bupati : Tidak Kooperatif Cegah Karhutlabun di Muba Perusahaan Bisa Dipidanakan
Kebakaran Hutan Lahan dan Kebun (Karhutlabun) kembali terjadi di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Pj Bupati Muba mengajak semua stakeholder
Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: bodok
SRIPOKU.COM, SEKAYU - Tidak ingin bencana Kebakaran Hutan Lahan dan Kebun (Karhutlabun) kembali terjadi di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Pj Bupati Muba mengajak semua stakeholder untuk siap menghadapi bencana karhutla dengan masuknya puncak el nino.
Hal tersebut disampaikan Pj Bupati Muba Apriyadi pada rapat koordinasi pencegahan karhutlabun di Kabupaten Muba, Jumat (1/9/2023) sore.
"Kita sepakat menjaga Kabupaten Muba agar tidak terjadi hotspot, jika terjadi hotspot kita langsung turun melakukan pemadaman secara bersama-sama baik itu di dalam konsesi perusahaan maupun luar konsesi perusahaan. Tim yang turun semuanya baik itu Pemkab Muba, TNI, Polri, perusahaan, dan masyarakat Sekitar," ungkapnya.
Apriyadi menegaskan, kepada perusahaan untuk sering melakukan monitoring dan kontrol terhadap pada wilayah konsesinya.
Jangan sampai ada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab melakukan aktifitas berujung pembakaran dengan sengaja.
"Kita juga meminta kepada perusahaan mengedukasi masyarakat yang ada secara langsung, seperti jangan membuka kebun dengan cara dibakar. Begitu juga kepala wilayah seperti camat dan kepala desa, karena 1 bulan kedepan menjadi puncak el nino," tegasnya.
Disinggung jika masih ada perusahaan yang tidak berkontribusi secara langsung dalam menghadapi bahaya bencana karhutlah.
Pemkab Muba bersama stakeholder akan melakukan tindakan tegas kepada perusahaan yang tidak berkontribusi.
"Saya sudah ingatkan kepada perusahaan jika ada kebakaran terhadap pada wilayah maupun luar wilayah kita padamkan secara bersama. Namun, jika tidak ada kontribusi dalam pencegahan maupun pemadaman mohon maaf kami akan melakukan penegakkan hukum karena ada aturannya, kalau mereka tidak kooperatif kita akan periksa bila perlu di pidanakan bahkan kita akan tinjau ulang izin dari perusahaan tersebut," tutupnya.
Sementara itu, Dandim 0401 Muba Letkol Inf Erry Dwianto SPSI MHAN menambahkan dalam pencegahan karhutlabun dirinya selaku Komandan Operasi terus melakukan monitoring secara berkala terhadap titik-titik yang dianggap rawan bencana karhutla.
"Seluruh personil baik itu TNI, Polri, dan BPBD semuanya sudah masuk. Kita satu koordinasi, jika terjadi titik hotspot atau karhutlah kita langsung turun melakukan penanggulangan. Harapan sangat besar kita ingin Kabupaten Muba Zero Fire, mengenai personil pencegahan sementara ini mencukupi, apabila terjadi kebakaran yang tidak bisa tanganmu maka kita akan melaporkan dan meminta bantuan kepada Korem, maupun Kodam agar pasukan yang daerahnya belum terdampak bisa membantu," pungkasnya. (dho)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Pj-Bupati-Muba-Apriyadi-seusai-menggelar-rapat-penanganan-karhutbunla-di-Kabupaten-Musi-Banyuasin.jpg)