Kunci Jawaban

Kunci Jawaban PKN Kelas 11 SMA Halaman 28-29 Semester 1 Kurikulum Merdeka, Latihan 10 Uji Pemahaman

Siswa dapat melihat kunci jawaban PKN kelas 11 SMA halaman 28-29 ini sebagai referensi atau panduan untuk belajar di rumah.

Penulis: Novry Anggraini | Editor: pairat
Sripoku.com/Novry Anggraini
Inilah kunci jawaban soal Pendidikan Pancasila Kewarganegaraan (PPKN) kelas 11 SMA halaman 28-29 semester 1 Kurikulum Merdeka. 

SRIPOKU.COM - Berikut pembahasan kunci jawaban soal Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) kelas 11 SMA halaman 28-29 Kurikulum Merdeka.

Pelajari dengan baik soal PKN kelas 11 SMA halaman 28-29 yang dilengkapi kunci jawaban ini agar dapat memahami materi secara lebih maksimal.

Siswa dapat melihat kunci jawaban PKN kelas 11 SMA halaman 28-29 ini sebagai referensi atau panduan untuk belajar di rumah.

Pada halaman 28-29 buku PKN kelas 11 SMA semester 1 ini siswa diminta mengerjakan latihan 10. Uji Pemahaman yang berisi 6 soal essay.

Melansir dari laman Basbahanajar Youtube Channel, berikut kunci jawaban soal PKN kelas 11 SMA halaman 28-29 semester 1 Kurikulum Merdeka.

Baca juga: Kunci Jawaban PKN Kelas 11 SMA Halaman 29 Semester 1 Kurikulum Merdeka, Latihan 11. Istilah Penting

Kunci jawaban PKN kelas 11 SMA halaman 28-29

10. Uji Pemahaman

Soal

a. Apakah yang menjadi persamaan pemikiran para pendiri bangsa mengenai dasar negara Indonesia?

Jawaban: Para pendiri bangsa menyampaikan rumusan dasar negara melalui lima konsep yang disampaikan dalam sidang BPUPKI. Moh. Yamin, Soepomo, dan Soekarno sama-sama menyampaikan rumusan dasar negara dengan versi dan pemikiran mereka masing-masing.

b. Apakah yang menjadi perbedaan cara pandang para pendiri bangsa mengenai dasar negara Indonesia?

Jawaban: Yang menjadi perbedaan cara pandang para pendiri bangsa mengenai dasar negara Indonesia yaitu tentang ketuhanan dan cara para tokoh memaknai Pancasila. Tiga pendapat tokoh semua berbeda, Moh. Yamin menekankan pada azas dan dasar negara, Supomo menekankan pada intgralistik, sedangkan Sukarno menekankan pada nasionalisme.

Baca juga: Kunci Jawaban PKN Kelas 11 SMA Halaman 44-45 Semester 1 Kurikulum Merdeka, Latihan 8. Uji Pemahaman

c. Bagaimana kaitan antara agama dan negara dalam penentuan dasar negara Indonesia?

Jawaban: Kaitan antara agama dan negara dalam penentuan dasar negara Indonesia adalah senantiasa menghadirkan sebuah konsekuensi hukum di Indonesia yang berlandaskan ketuhanan yang maha esa, menegaskan bahwa negara atas nama Konstitusi mengurusi urusan agama dan kepercayaan, sehingga menghadirkan pluralisme hukum di dalam menjalani politik hukum yang harmonis. negara secara aktif dan dinamis harus menyokong setiap individu- individu sehingga terciptanya kerukunan umat beragama dan tercapai lah hubungan ideal yang diharapkan oleh pendiri Negara.

d. Bagaimana argumentasi para pendiri bangsa untuk menempatkan ajaran syariat Islam sebagai bagian dari dasar negara?

Jawaban: Argumentasi para pendiri bangsa Indonesia untuk menempatkan ajaran syariat islam sebagai bagian dari dasar negara terjadi setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia di bacakan tepatnya pada tanggal 17 Agustus 1945.

Dimana sore hari di tanggal 17 Agustus 1945, Drs. Mohammad Hatta kedatangan tamu seorang opsir angkatan laut Jepang yang berkuasa di wilayah kalimantan dan wilayah timur Indonesia. Opsir tersebut memberitahukan bahwa masyarakat daerah tersebut keberatan terhadap bagian dari kalimat pembukaan Undang-Undang Dasar yang berbunyi "Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat islam bagi pemeluk-pemeluknya".

Kalimat ini telah disetujui oleh BPUKPI dan dikenal sebagai Piagam Jakarta. Sehingga kalimat tersebut dianggap sensitif dan melukai hati orang-orang Indonesia yang beragama nonmuslim. Sehingga pada akhirnya setelah melalui rapat diputuskan bahwa kalimat pembukaan Undang-Undang Dasar diubah menjadi "Ketuhanan Yang Maha Esa, hal ini dikarenakan Wilayah Republik Indonesia harus menyertakan kawasan Indonesia timur juga".

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 SMA Hal 34 Semester 1 Kurikulum Merdeka, Membaca Teks Berita

e. Apa yang menjadi alasan kuat untuk tidak menjadikan syariat Islam sebagai dasar negara Indonesia?

Jawaban: Pada 18 Agustus 1945 atas usulan Bung Hatta kalimat tersebut diubah dengan kesepakatan yang disetujui bersama kelompok Islam yang dipimpin oleh Ki Bagus Hadikusmo. Alasannya karena ada sekelompok perwakilan tokoh dari Indonesia timur yang "mengancam" mundur dari Indonesia jika aturan pertama dalam piagam Jakarta tetap menggunakan kalimat tersebut.

f. Pesan moral apa yang dapat kalian gali dari perdebatan panjang para pendiri bangsa, sampai akhirnya menuju pada satu kesepakatan Pancasila yang kita kenal sampai saat ini?

Jawaban: Pesan moral yang didapatkan adalah bahwa kita mementingkan hasil mufakat dan meninggalkan kepentingan pribadi. Dengan rasa persatuan maka akan tercipta sebuah kemerdekaan.

Dapatkan berita terkait dan menarik lainnya dengan mengklik Google News

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved