Kunci Jawaban

Rangkuman Materi IPA Kelas 8 SMP Semester 1 Kurikulum Merdeka, Bab 1 Pengenalan Sel, Terlengkap!

Berikut ini rangkuman materi IPA kelas 8 SMP semester 1 Kurikulum Merdeka, Bab 1 Pengenalan Sel.

Tayang:
Penulis: Ayu Wahyuni | Editor: Odi Aria
capture/youtube
Rangkuman materi IPA kelas 8 SMP semester 1 Kurikulum Merdeka, Bab 1 Pengenalan Sel 

SRIPOKU.COM - Pada artikel kali ini akan membahas mengenai rangkuman materi Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) kelas 8 SMP semester 1 Kurikulum Merdeka, Bab 1 Pengenalan Sel.

Untuk lebih memahami materi pelajaran pada Bab 1, siswa dapat mempelajari rangkuman materi IPA kelas 8 SMP semester 1 Kurikulum Merdeka, Bab 1 Pengenalan Sel di bawah ini.

Rangkuman materi ini ditujukan untuk membantu siswa mengingat serta memhami materi yang telah dipelajari pada buku IPA kelas 8 SMP Kurikulum Merdeka, bagian Bab 1 Pengenalan Sel.

Dikutip dari YouTube Portal Edukasi, berikut ini rangkuman materi IPA kelas 8 SMP semester 1 Kurikulum Merdeka, Bab 1 Pengenalan Sel.

Rangkuman Materi IPA kelas 8 SMP semester 1 Kurikulum Merdeka, Bab 1 Pengenalan Sel

Sel

Sel adalah unit atau bagian terkecil yang menyusun tubuh makhluk hidup.

Para peneliti dari dahulu telah meneliti sel, sehingga muncul sebuah Teori Sel.

Teori sel menyatakan:

- Seluruh makhluk hidup tersusun atas sel

- Sel adalah unit dasar dari struktur dan fungsi makhluk hidup

- Seluruh sel berasal dari sel sebelumnya

Teori sel ini berlaku untuk seluruh makhluk hidup ya, baik yang kecil maupun besar.

Baca juga: Kunci Jawaban Soal IPA Kelas 8 SMP Halaman 25-26 Semester 1 Kurikulum Merdeka, Bab 1 Pengenalan Sel

Mikroskop

Tentu saja dalam meneliti sel-sel tersebut membutuhkan alat khusus, mengingat ukuran sel yang sangat kecil tidak bisa dilihat oleh mata langsung.

Pasti tahu ya alat untuk melihat benda yang sangat kecil kan? Ya, mikroskop.

Mikroskop diciptakan oleh Robert Hooke pada tahun 1663.

Selain ituada juga Antonie Van Leeuwenhoek yang menciptakan sebuah mikroskop pada tahun 1674.

Setelah mereka berdua menciptakan mikroskop ini, banyak ilmuan lain yang berlomba-lomba untuk menciptakan mikroskop lainnya.

Nah seperti yang kita tahu bahwa mikroskop hanya untuk melihat benda yang sangat kecil, nah benda yang sangat kecil yang berukuran mikro itu disebut dengan mikroskopis.

Mikroskop Cahaya

Beberapa mikroskop menggunakan cahaya yang merambat melalui lensa untuk menghasilkan suatu bayangan yang diperbesar, mikroskop tersebut dinamakan mikroskop cahaya.

Mikroskop cahaya dibagi dua jenis yaitu:

- Mikroskop monokuler

- Mikroskop binokuler

Perbedaan antara mikroskop monokuler dan binokuler terletak pada bagian atas dari mikroskop yabg disebut dengan lensa okuler.

Jumlah lensa okuler pada mikroskop monokuler hanya satu, sementara mikroskop binokuler memiliki dua lensa.

Bagian-bagian pada mikroskop cahaya
Bagian-bagian pada mikroskop cahaya (capture/youtube)

Baca juga: Kunci Jawaban Soal IPA Kelas 8 SMP Halaman 52 Semester 1 Kurikulum Merdeka, Bab 2 Ayo Latihan

Semua benda yang disimpan dibawah mikroskop itu disebut dengan spesimen.

Nah yang kalian nanti lihat lewat lensa okuler disebut objek gambar.

Objek gambar tentunya sudah diperbesar ukurannya, sesuai dengan fungsi dari mikroskop itu sendiri.

Mikroskop Elektron

Selain mikroskop cahaya, beberapa mikroskop menggunakan sinar atau radiasi dari elektron karenanya disebut mikroskop elektron.

Mikroskop elekron mampu memperbesar suatu objek menjadi satu juta kali lebih besar, sehingga bagian-bagian terkecil dari objek akan nampak dengan jelas, hal tersebut tidak dimiliki oleh mikroskop cahaya.

Struktur Sel

Ketika kita mengamati sel di bawah mikroskop, kita akan mendapati bagian-bagian dari sel, yang terdiri dari berbagai macam organ yang berbeda, yang disebut dengan organel.

Organel ini memiliki fungsi masing-masing.

Kemudian secara umum struktur sel terdiri dari tiga bagian besar, yaitu:

- Inti sel

- Sitoplasma

- Membran sel

Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan

Perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan
Perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan (capture/youtube)

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 SMP Halaman 46-47 Semester 1 Kurikulum Merdeka, Kegiatan 2

Sel membran dimiliki oleh sel hewan maupun sel tumbuhan.

Fungsinya yaitu:

- Mengontrol keluar masuknya bahan-bahan yang dibutuhkan oleh sel, yakni partikel makanan, air, oksigen, dan sisa metabolisme tubuh

- Pembatas antara sel dengan lingkungan luar

Dinding Sel

Dinding sel adalah bagian terluar dari sel tumbuhan yang berfungsi melindungi sel tumbuhan.

Nah dinding sel hanya dimiliki oleh tumbuhan dan bersifat kaku, sehingga membuat tumbuhan tidak bisa bergerak bebas seperti hewan.

Nuklues

Nukleus adalah nama lain dari inti sel. Nukleus terdapat pada sel tumbuhan maupun pada sel hewan dan berfungsi untuk mengatur seluruh aktivitas sel.

Mitokondria

Mitokondria terdapat pada hewan dan tumbuhan. Fungsi dari mitokondria adalah memproduksi energi melalui proses respirasi sel.

Vakuola

Fungsi dari vakuola adalah untuk menyimpan air, makanan, dan sisa- sisa hasil metabolisme.

Vakuola terdapat pada hewan dan tumbuhan, namun dalam sel tumbuhan lebih besar ya karena menyiman hasil fotosintesis.

Kloroplas

Kloroplas jelas hanya ada pada tumbuhan. Kloroplas mengandung zat hijau daun yang biasa disebut dengan klorofil.

Dengan adanya klorofil, maka kloroplas berperan dalam proses fotosintesis yang menghasilkan makanan berupa glukosa.

Sitoplasma

Sitoplasma merupakan cairan seperti agar-agar yang menyebar di seluruh bagian sel dan tempat terjadinya reaksi kimia di dalam sel. Sitoplasma mengisi ruang-ruang kosong di antara bagian-bagian sel.

Spesialisasi Sel

Organisme yang hanya memiliki satu sel disebut organisme uniseluler. Contoh organisme yang uniseluler yaitu bakteri dan protista.

Sedangkan organisme yang memiliki banyak sel disebut dengan multiseluler. Contohnya adalah manusia, sebagian besar hewan, dan tumbuhan.

Dalam organisme multiseluler, sel-sel tampak terlihat berbeda antara satu dengan yang lainnya dan memiliki fungsi masing-masing, nah ini yang disebut dengan spesialisasi.

Spesialisasi pada tumbuhan secara garis besar dapat dibedakan pada bagian sel akar rambut dan stomata.

Spesialisasi sel akar rambut pada tumbuhan, memudahkannya untuk meningkatkan penyerapan air karena area permukaan akar membesar.

Stomata berfungsi untuk mengambil gas karbon dioksida dan melepaskan oksigen

Disana terdapat sel penjaga yang berada di sekitar stomata berfungsi untuk membuka dan menutup stomata, sehingga mengurangi banyaknya air yang keluar melalui stomata.

Spesialisasi pada sel hewan (termasuk manusia) yaitu pada:

- Sel darah merah

- Sel saraf

- Sel otot

- Sel, jaringan, organ, dan sistem organ

Sel darah merah dewasa berbentuk pipih dikarenakan mereka menghilangkan nukleus untuk menjalankan fungsinya dalam mengikat oksigen.

Bentuk sel saraf yang panjang berasal dari perpanjangan sitoplasma dengan tujuan untuk menyampaikan informasi dari indera ke otak, dan dari otak ke otot atau kelenjar.

Sel otot memiliki banyak nukleus dan mitokondria untuk menunjang fungsinya sebagai alat gerak, memudahkan sel otot untuk memproduksi energi yang dibutuhkan hewan dan manusia dalam melakukan berbagai aktivitas.

Nah sel-sel yang memiliki karakter dan fungsi sejenis saling bekerja sama membentuk jaringan.

Jaringan bersama jaringan lain akan membentuk organ.

Organ bekerja sama dengan organ lain akan membentuk sistem organ.

Kerja sama sistem organ untuk menjalankan fungsi tubuh inilah yang menghasilkan istilah organisme.

Berikut adalah contoh-contoh sistem organ di dalam tubuh manusia:

- Sistem pencernaan: mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, rektum, dan anus.

- Sistem peredaran darah: jantung, pembuluh darah, dan sel darah.

- Sistem pernapasan: hidung, tenggorokan, paru-paru, dan diafragma.

- Sistem gerak: otot dan tulang.

- Sistem eksresi: ginjal, paru-paru, hati dan kulit.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved