Berita Palembang
Begini Proses Membuat Bibit Padi Secara Tradisional Ala Petani di Kertapati Palembang
Dia menjelaskan, sebelum melakukan pembibitan, terlebih dahulu siapkan biji padi sebanyak 5 kg kemudian direndam selama dua malam.
Penulis: Muhammad Imam Pramana | Editor: Ahmad Farozi
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Padi merupakan tanaman yang sudah sejak lama menjadi bagian kehidupan masyarakat petani Indonesia.
Petani menanam padi untuk mendapatkan biji padi yang didalamnya menghasilkan beras yang merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia
Berikut cara membuat bibit padi secara tradisional yang dilakukan Ansyah, petani di Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati, Palembang, Sumsel, Sabtu (13/5/2023).
Dia menjelaskan, sebelum melakukan pembibitan, terlebih dahulu siapkan biji padi sebanyak 5 kg kemudian direndam selama dua malam.
Dari proses perendaman tersebut kemudian akan tumbuh akar di biji padi
"Selama dua malam direndam kemudian akan tumbuh akar di biji padi," kata Ansyah
Setelah direndam, padi ditiriskan airnya selama dua hari dan dibiarkan
Setelah dibiarkan selama dua hari, biji padi yang sudah berakar ditaburkan di atas tanah yang lembab dan setelah ditaburkan padi ditutup dengan rumput atau dedaunan.
Kemudian selama tujuh hari, bibit padi akan tumbuh dan rumput atau dedaunan yang menutupi dibuka dan bibit padi siap untuk disemai di area persawahan
"Untuk perawatan selama ditaburkan ditanah, tak membutuhkan perawatan khusus, hanya sesekali disiram jika cuaca panas," kata Ansyah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Cara-membuat-bibit-padi-secara-tradisional.jpg)