Berita Religi

Dakwah Rasulullah di Negeri Thaif soal Kebaikan & Pemaafan, Ini Penjelasan Ustazah Oki Setiana Dewi

Berikut kisah dakwah Rasulullah dan orang-orang Thaif yang dijelaskan ustazah Oki Setiana Dewi.

Penulis: Novry Anggraini | Editor: pairat
Instagram/okisetianadewi
Penjelasan ustadzah Oki Setiana Dewi tentang kisah dakwah Rasulullah dan orang-orang Thaif. 

SRIPOKU.COM - Berikut penjelasan ustazah Oki Setiana Dewi tentang kebaikan dan pemaafan.

Dijelaskan ustazah Oki Setiana Dewi, bahwa selalu ada kebaikan di setiap pemaafan tersebut merujuk pada dakwah Rasulullah SAW dan kisah orang-orang Thaif.

Simak kisah dakwah Rasulullah dan orang-orang Thaif yang diceritakan ustazah Oki Setiana Dewi berikut ini.

Baca juga: Ramadan sebagai Bulan Melatih Kesabaran, Berikut Penjelasan Ustazah Oki Setiana Dewi

Buah dari memaafkan adalah selalu manis.

Dikatakan ustazah Oki Setiana Dewi dalam ceramahnya, alkisah Rasulullah SAW mengalami tahun kesedihan ketika istrinya Siti Khadijah dan pamannya Abu Thalib meninggal dunia.

Ketika itu, Rasulullah SAW dakwah ke negeri Thaif, yang dakwahnya pun lagi-lagi tidak diterima oleh orang-orang di negeri tersebut.

Sampai Rasulullah dipukuli, dilempari kotoran hewan yang paling bau, dilempari yang lain-lain, dan Rasulullah dalam keadaan berdarah-darah.

Kemudian Rasulullah beristirahat di bawah sebuah pohon, dan malaikat datang lalu mengatakan, "Wahai nabi angkat saja tanganmu dan berdoa kepada Allah, agar Allah menghancurkan orang-orang Thaif ini yang telah bertindak tidak baik dan kurang ajar kepadamu."

Lalu, apakah Rasulullah mengangkat tangannya dan meminta agar Allah hancurkan mereka?

Padahal kalau Rasulullah SAW meminta kepada Allah SWT dengan mudah akan Allah kabulkan, karena salah satu doa yang mustajab itu adalah doa orang yang dizalimi.

Tapi Rasulullah tidak mengatakan demikian, Rasulullah katakan mereka itu adalah orang-orang yang tidak paham.

Sebaliknya Rasulullah berdoa, "Ya Allah agar kelak ada anak keturunan mereka yang menyembah engkau."

Baca juga: Urgensi Menjaga Salat, Allah Sebutkan di Surah Al-Muminun, Ini Penjelasan Ustazah Oki Setiana Dewi

Dari kisah tersebut, ustazah Oki Setiana Dewi mengingatkan agar ketika kita dizalimi, kita meminta kebaikan dan memaafkan orang tersebut.

"Kadang-kadang kita disakiti oleh orang lain, boleh enggak kita mendoakan keburukan? boleh saja, itu hak dari setiap orang yang dizalimi," ujar ustazah Oki Setiana Dewi.

Tapi kalau kita berdoa yang baik, "Ya Allah berikan hidayah kepadanya ya Allah, agar dia tidak mengulangi perbuatan itu kepada yang lain Ya Allah, berikan kesadaran kepadanya Ya Allah, mudahkan aku untuk bisa memaafkan Ya Allah,"

"Maka bisa saja dia jadi orang baik, seperti doa kita," sambungnya.

Dan orang-orang di negeri Thaif sekarang adalah orang-orang yang memeluk agama Allah.

Begitulah makna selalu ada kebaikan dalam setiap pemaafan sebagaimana yang disampaikan ustazah Oki Setiana Dewi.

Dapatkan berita terkait dan menarik lainnya dengan mengkllik Google News

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved