Berita Religi

Ramadan sebagai Syahrul Maghfirah: Bulan Penuh Ampunan, Simak Penjelasan Ustazah Oki Setiana Dewi

Berikut penjelasan ustazah Oki Setiana Dewi tentang Ramadan sebagai bulan penuh ampunan.

Penulis: Novry Anggraini | Editor: pairat
Instagram/okisetianadewi
Penjelasan ustadzah Oki Setiana Dewi tentang Ramadan sebagai Syahrul Maghfirah atau bukan penuh ampunan. 

SRIPOKU.COM - Berikut penjelasan ustazah Oki Setiana Dewi tentang Ramadan sebagai bulan penuh ampunan.

Dikatakan ustazah Oki Setiana Dewi bahwa bulan Ramadan disebut juga sebagai Syahrul Maghfirah atau bulan penuh ampunan.

Simak penjelasan ustazah Oki Setiana Dewi setelah ini.

Baca juga: Bulan Ramadan Adalah Bulan Dikabulkannya Doa-doa, Simak Penjelasan Ustazah Oki Setiana Dewi

Bulan Ramadan juga disebut sebagai bulan maghfirah, Syahrul maghfirah bulan yang penuh ampunan.

"Barangsiapa puasa Ramadhan karena beriman dan penuh harap (pahala), maka diampuni dosanya yang telah lalu dan yang sekarang." (HR. Bukhari dan Muslim).

Makanya kata Rasulullah SAW, celaka bagi orang-orang yang ketika berlalu bulan suci Ramadan namun tidak mendapatkan ampunan dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

Sedangkan di bulan Ramadan Allah mengampuni dosa-dosa kita, Allah lipat gandakan semua pahala, Allah bukakan pintu surga selebar lebarnya, Allah mudahkan kita melakukan berbagai macam amal saleh.

Maka sudah sepatutnya di bulan Ramadan umat Muslim berlomba-lomba memohon ampunan dari Allah.

Baca juga: Perintah Allah Menjauhkan Diri dari Berbagai Perbuatan Dosa, Ini Penjelasan Ustazah Oki Setiana Dewi

Karena, kalau di bulan Ramadan saja dia nggak sungguh-sungguh dalam beribadah, apalagi di bulan-bulan lain.

Jika di bulan suci Ramadan saja tidak sungguh-sungguh bertaubat kepada Allah, apalagi bulan yang lain.

Dia yang tidak bersungguh-sungguh dengan Ramadannya, karena dia merasa bahwa dia akan bertemu lagi dengan Ramadan berikutnya.

Dia merasa masih ada kesempatan berikutnya, dan merasa masih ada waktu.

Kalau kematian itu diberitahu waktunya, hanya saja kematian dirahasiakan.

Dan cukuplah kematian itu menjadi penasehat bagi kita.

Dapatkan berita terkait dan menarik lainnya dengan mengkllik Google News

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved