Wanita Modern Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) semakin aktif menjalin sinergi holding ultra mikro (UMi) dengan PT Bank Rakyat Indonesia

Tayang: | Diperbarui:
Editor: bodok
SRIPOKU.COM/handout
Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya dan Kepala OJK Palembang Untung Nugroho memegang cinderamata, disaksikan, Wahyudi Darmawan Pimpinan Wilayah Palembang PT BRI, Sasono Hantarto EVP Bisnis I PT PNM, Deded Oktavi Pemimpin PT PNM Cabang Palembang, dan Dicky Fajrian Kepala Divisi PKU PT PNM, dan tamu undangan. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) semakin aktif menjalin sinergi holding ultra mikro (UMi) dengan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan PT Pegadaian dengan melakukan pemberdayaan melalui program pelatihan yang diberikan kepada wanita pra-sejahtera yang diselenggarakan di Gedung Dining Hall Jakabaring Sport City, Palembang Sumatera Selatan kepada 1.000 Nasabah PNM Mekaar.

Pelatihan yang diselenggarakan oleh Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) ini dilakukan untuk sosialisasi dan pelatihan Nasabah PNM yaitu PKU Akbar, Senin (8/3/2023).

Acara tersebut dihadiri oleh Ir H Mawardi Yahya selaku Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Selatan, Untung Nugroho Kepala OJK Palembang, Wahyudi Darmawan Pimpinan Wilayah Palembang PT BRI, Sasono Hantarto EVP Bisnis I PT PNM, Deded Oktavi Pemimpin PT PNM Cabang Palembang, dan Dicky Fajrian Kepala Divisi PKU PT PNM.

Berfoto bersama Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya
Berfoto bersama Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya dan Kepala OJK Palembang Untung Nugroho, Wahyudi Darmawan Pimpinan Wilayah Palembang PT BRI, Sasono Hantarto EVP Bisnis I PT PNM, Deded Oktavi Pemimpin PT PNM Cabang Palembang, dan Dicky Fajrian Kepala Divisi PKU PT PNM, dan tamu undangan.

Kegiatan PKU Akbar ini merupakan program pemberdayaan yang dirancang melalui Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) dengan mengusung tema “Taka Pandai Digital UMKM Paguntaka Tumu Menginspirasi” yang memiliki arti Kita Pintar Digital UMKM Palembang Tumbuh Menginspirasi.

Kemudian, pelatihan yang diberikan berupa literasi keuangan, dan digital. Peserta mendapatkan sosialisasi yang sangat bermanfaat sehingga peserta difasilitasi dengan Nomor Induk Berusaha (NIB).

Selain itu, pelatihan yang diberikan adalah digitalisasi dengan memanfaatkan aplikasi PNM Digi, serta manfaat menabung di Bank, peserta juga didampingi untuk membuka Tabungan Simpedes UMi, serta Tabungan Emas, dan menjadi agen BRI Link.

PNM melalui program PKU, memberikan pelatihan yang diberikan juga bersifat pendampingan antar PNM dengan Nasabah yang bertujuan mendorong para Nasabah PNM agar dapat meningkatkan pengetahuan dengan pentingnya memiliki perijinan usaha NIB.

Sehingga legalitas usahanya terjamin sehingga dapat meningkatkan fasilitas pembiayaan dari perbankan, peluang mendapatkan pelatihan, dan kesempatan mengikuti pengadaan barang atau jasa pemerintah yang bisa menambah kesejahteraan keluarga sehingga Nasabah PNM naik kelas.

Selain itu, kegiatan ini juga mendukung para Nasabah untuk digitalisasi agar usaha nya terus berkembang pesat di pasar online dan pemasaran nya semakin luas.

Dengan harapan kedepan pelatihan ini bisa menjadi contoh serta inspirasi bagi Nasabah lainnya.

Sebagai informasi, hingga 31 Januari 2023 PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 208,35 T kepada Nasabah PNM Mekaar yang berjumlah 14.128.133 juta Nasabah.

Saat ini PNM memiliki 3.551 kantor layanan PNM Mekaar dan 705 kantor layanan PNM ULaMM di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 34 provinsi, 513 kabupaten dan kota, dan 6.657 kecamatan.

 

 

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved