Berita Religi

Keutamaan hingga Penyebab Merugi & Celaka di Bulan Ramadhan, Ini Penjelasan Ustazah Oki Setiana Dewi

Simak selengkapnya penjelasan Oki Setiana Dewi tentang keutamaan hingga penyebab merugi dan celaka di bulan Ramadhan.

Penulis: Novry Anggraini | Editor: pairat
Instagram/okisetianadewi
Ustazah Oki Setiana Dewi tentang keutamaan hingga penyebab merugi dan celaka di bulan Ramadhan. 

SRIPOKU.COM - Artikel ini menyajikan berita religi yang disampaikan ustazah Oki Setiana Dewi tentang Ramadhan.

Dalam penjelasannya, ustazah Oki Setiana Dewi menjelaskan keutamaan hingga penyebab merugi dan celaka di bulan Ramadhan.

Simak selengkapnya penjelasan Oki Setiana Dewi tentang keutamaan hingga penyebab merugi dan celaka di bulan Ramadhan.

Baca juga: Allah Akan Mengujimu Sesuai Dengan Kondisi Agamamu, Simak Penjelasan Ustazah Oki Setiana Dewi

Penjelasan ustadzah Oki Setiana Dewi tentang menahan amarah
Penjelasan ustadzah Oki Setiana Dewi tentang keutamaan hingga penyebab merugi dan celaka di bulan Ramadhan.

Tak terasa bulan Ramadhan tinggal menghitung hari, 14 hari lagi.

Diketahui, 1 Ramadhan 1444 Hijriah jatuh pada tanggal 22 Maret 2023.

Dalam Alquran surah Al-Baqarah ayat 183, Allah SWT berfirman tentang perintah berpuasa:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Yang artinya: “Wahai orang-orang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu. (Berpuasa) agar kamu bertakwa."

Ustazah Oki Setiana Dewi dalam ceramahnya menyampaikan bahwa ada banyak keutamaan di bulan Ramadhan.

Yaitu menghidupkan ibadah-ibadah yang sunnah, dan tidak meninggalkan ibadah yang wajib.

Karena di bulan Ramadhan, setiap pahala-pahala ibadah sunnah menjadi pahala-pahala wajib, dan ibadah-ibadah wajib dikalikan menjadi 70x.

Baca juga: Makna Surah Al-Baqarah Ayat 216, Ini Penjelasan Ustazah Oki Setiana Dewi, Allah Tahu yang Terbaik

"Barang siapa berpuasa Ramadhan atas dasar iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni." (HR. Bukhari no. 38 dan Muslim No. 860).

Kemudian disia-siakan oleh orang-orang yang hanya puasa untuk mendapat lapar dan dahaga saja.

Tapi tidak meninggalkan perbuatan-perbuatan yang dibenci dan perkataan yang dibenci oleh Allah SWT. Maka Allah SWT tidak akan butuh dengan puasa orang tersebut.

Puasa tapi tidak shalat itu ibarat air di ember yang bolong. Karena merasa dapat pahala, tapi tidak ada pahalanya sama sekali.

Malaikat Jibril mengatakan, "Celakalah bagi orang-orang yang ketika berada di bulan Ramadhan, kemudian Allah tidak mengampuni dosa-dosanya."

Karena puasa yang sejati akan mendekatkan diri kita kepada Allah SWT.

Dan jika ia tidak mendapatkannya, maka merugi dan celakalah orang-orang itu.

Dapatkan berita terkait dan menarik lainnya dengan mengkllik Google News

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved