Berita Religi

Ujian Itu Menguatkan, Begini Penjelasan Ustazah Oki Setiana Dewi Tentang Cara Menghadapi Ujian

Ustazah Oki Setiana Dewi menyebutkan kalau Allah SWT memberikan manusia ujian tidak lain untuk menguatkannya.

Penulis: Novry Anggraini | Editor: Fadhila Rahma
Instagram/okisetianadewi
Berikut isi ceramah ustadzah Oki Setiana Dewi tentang ujian di dunia. 

SRIPOKU.COM - Artikel ini menyajikan ceramah ustazah Oki Setiana Dewi bertema ujian.

Dalam ceramahnya, ustazah Oki Setiana Dewi menyebutkan kalau Allah SWT memberikan manusia ujian tidak lain untuk menguatkannya.

Bagaimana ujian bisa dinilai menguatkan? Simak penjelasan lengkap ustazah Oki Setiana Dewi di bawah ini.

Penjelasan ustadzah Oki Setiana Dewi tentang cara menghadapi ujian di dunia.
Penjelasan ustadzah Oki Setiana Dewi tentang cara menghadapi ujian di dunia. (Instagram/okisetianadewi)

Baca juga: Ini Dia Ciri-ciri Calon Penghuni Surga dalam Alquran Menurut Penjelasan Ustazah Oki Setiana Dewi

Ustazah Oki Setiana Dewi menjelaskan, bahwa ujian di dunia ini adalah cara Allah memberikan kita pelajaran.

Dari ujian manusia bisa belajar sabar, belajar kuat, belajar tangguh, belajar bahwa kita bukan siapa-siapa.

Diantara tubuh kita yang paling mulia adalah kepala.

Maka ketika dalam shalat lalu bersujud, meletakkan kepala di tempat yang paling rendah, dan mengatakan "Subhana robbial a'la wa bihamdi."

Baca juga: Nikmat Dunia Seperti Apa yang Membuat Manusia Lalai? Simak Penjelasan Ustazah Oki Setiana Dewi

Disaat sujud itulah manusia secara sadar mengakui kalau Allah yang maha tinggi, dan sujud tersebut akan bermakna, karena kita manusia sudah merendahkan diri kita serendah-rendahnya.

Mengakui bahwa kita hanya manusia bukan siapa-siapa di hadapan Allah. 

Allah yang maha besar, yang maha tinggi, ketika kita merendah kepada Allah, kita mengakui kalau kita manusia memerlukan Pertolongan Allah.

Lalu, bagaimana cara orang-orang muslim menghadapi masa ketika ia ditimpa musibah atau ujian?

Caranya yaitu dengan sabar dan shalat. 

Karena orang-orang yang senantiasa sabar, shalat, banyak sujudnya, pasti mampu melalui setiap ujian dalam kehidupannya.

Ketika bahagia, tidak lupa kepada Allah dan mengatakan bahwa kebahagiaan ini Allah yang berikan, harta kekayaan ini Allah yang berikan, kepandaian, keluarga yang bahagia, semuanya sebab Allah yang berikan.

Termasuk ketika sedih, tetap mengingat Allah SWT.

Karena manusia tidak pernah tahu apa rencana indah yang sudah Allah persiapkan dibalik ujian yang kita terima.

"Boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 216)

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved