Berita Palembang

Lantik 3 Wakil Dekan FKIP, Rektor Unsri Ingatkan Gaya Pendidikan Zaman Penjajah Jangan Dipakai Lagi

Rektor Universitas Sriwijaya, Prof. Dr. Ir. H. Anis Sagaff, MSCE. IPU. ASEAN. Eng mengingatkan gaya pendidikan zaman penjajah jangan dipakai lagi.

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Linda
Rektor Universitas Sriwijaya, Prof. Dr. Ir. H. Anis Sagaff, MSCE. IPU. ASEAN. Eng melantik secara langsung Tiga Wakil Dekan di lingkungan FKIP Unsri masa bakti 2023-2025 di Aula FKIP Unsri KM 5.5 Palembang, Rabu (24/1/2023) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Rektor Universitas Sriwijaya, Prof. Dr. Ir. H. Anis Sagaff, MSCE. IPU. ASEAN. Eng mengingatkan gaya pendidikan zaman penjajah jangan dipakai lagi.

Hal ini disampaikan Anis saat melantik tiga Wakil Dekan di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unsri masa bakti 2023-2025.

Anis mengajak mari sama-sama berbenah, mengingat persaingan semakin ketat.

"Perguruan tinggi itu jasa pendidikan yang diberikan untuk masyarakat dengan catatan tidak boleh komersial," kata Prof Anis.


Adapun pejabat yang baru dilantik yaitu Dr. Rita Indrawati, M.Pd sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik FKIP Unsri, Dra. Nyimas Aisyah, M.Pd., Ph.D sebagai Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FKIP Unsri serta Dr. Ismet, S.Pd., M.Pd sebagai Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FKIP Unsri.

Masih kata Prof Anis, sekarang banyak yang buat perguruan tinggi, jadi banyak saingan.
Untuk itu harus berbenah dan yang PTN tidak boleh merasa lebih tinggi kastanya. Harus profesional dan harus lebih baik dari yang lain.

"Jadi Unsri kita gaungkan dulu, bagaimana kualitasnya harus lebih baik. Anak negeri harus lebih baik dari swasta. Jadi Word Class University, perbaiki diri dulu. Sekarang mahasiswa luar mau belajar di kita. Bahkan Menteri sudah buka kran silahkan berinovasi yang penting produk kita itu bagus," kata Anis

Masih kata Prof Anis, mari bersama-sama wujudkan harapan masyarakat, bahwa Unsri sebagai tempat mencetak generasi yang membanggakan dengan segala kelebihan yang dimiliki mereka.

"Saya ingatkan mari kita sama-sama membenahi apa yang kurang. Gaya pendidikan zaman penjajah bagi dosen jangan dipakai lagi. Mari kita sama-sama bergerak dan berbuat bagaimana mahasiswa kita cepat selesai kuliah, tepat waktu 3.5 tahun," kata Anis.

Sementara itu Professor Anis memberikan pesan kepada tiga pejabat yang baru dilantik, secara umum kepada semua pejabat dan pegawai di lingkungan Unsri jalankan tugas dengan amanah.

"Serah terima ini biasa saja sebagai amanah. Memimpin sebagai imam dengan kejujuran, keadilan dan dikerjakan denga ikhlas. Banyak pejabat yang tergelincir karena nafsu amarah adalah paling jahat nafsu yang bisa ingin menguasai semuanya," ungkapnya

Dirinya juga mengingatkan para wakil dekan yang tanggungjawabnya ke dekan.

Artinya dekan sudah percaya kepada kalian untuk memegang amanah.

Amanah yang diberikan bukan jabatan.

 

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved