Tak Terima Anak Gadisnya Disetubuhi Kenalan Lewat Sosmed, Pria Asal OKI Diringkus Ibu Kandung Korban

Tak Terima Anak Gadisnya Disetubuhi Kenalan Lewat Sosmed, Pria Asal OKI Diringkus Ibu Kandung Korban

Editor: adi kurniawan
Sripoku.com/Oki Pramadani
Pelaku (tengah) diamankan di Polda Sumsel usai melakukan perbuatan asusila terhadap seorang anak wanita dibawah umur di Kota Palembang yang dikenal melalui sosial media. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Seorang anak wanita dibawah umur di Kota Palembang menjadi korban perbuatan asusila seorang pria yang dikenal melalui sosial media.

Anak tersebut berinisial VQ (12) warga kota Palembang.

Ia disetubuhi YAP yang merupakan warga Kabupaten OKI, Provinsi Sumsel.

Pelaku berhasil membujuk rayu korban dengan pura-pura mendengarkan curhatan korban yang sering dimarahi ibunya saat dirumah.

Dirkrimum Polda Sumsel, Kombes Pol M Anwar SIK melalui Kasubdit PPA, Kompol Tri Wahyudi mengatakan, korban dimarahi ibunya karena terlalu sering bermain ponsel yang membuat dirinya sering tidak fokus saat les.


"Kesal dimarahi ibunya, lantas membuat korban curhat dengan pelaku dan akhrinya bersepakat untuk bertemu pelaku didepan lorong," ujar Kompol Tri, Selasa (24/1/2022).


Setelah bertemu dengan korban didepan lorong, pelaku lalu mengajak korban pergi dan membawa korban ke kosanya di Indra Laya, Ogan Ilir.


"Korban menginap disana selama dua malam dan disanalah tersangka akhirnya berhasil menyetubuhi korban," terang dia.


Lanjut dikatakan, Setelah berhasil menyetubuhi korban, lalu pelaku mengantarkan korban ke rumah keluarga korban di Ogan Ilir.


"Tak berselang lama ibu korban langsung menjemput korban di Ogan Ilir setelah dihubungi keluarganya bahwa anaknya telah dipulangkan oleh pelaku," ujarnya.


Namun, tersangka tampaknya tidak puas sampai disitu, ia masih juga berusaha menghubungi korban untuk kembali menjalani apa yang telah diperbuat sebelumnya.


Padahal saat itu ponsel milik korban sudah ditangan ibunya.


Karena geram pelaku yang selalu menghubungi anaknya, membuat ibu korban menyamar dengan berpura-pura menjadi korban untuk menjawab pesan whatsaap pelaku.


Antara ibu korban yang menyamar menjadi anaknya janjian dengan pelaku disuatu tempat di Kota Palembang.


Benar setelah tersangka datang dan menemui korban yg dijadikan umpan datang maka Ibu korban dan keluarga mengamankan tersangka untuk selanjutnya tersangka mengakui semua perbuatannya setelah diintrogasi dan diserahkan ke polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved