Berita Musi Rawas

Imlek tak Pengaruhi Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Tradisional Musi Rawas, Harga Relatif Stabil

Sri Barokah, pedagang telur dan sembako Pasar B Srikaton mengatakan, pengalaman tahun sebelumnya, Imlek tidak berdampak pada kenaikan harga.

Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Ahmad Farozi
eko mustiawan/sripoku.com
Perayaan Imlek 2023 tidak mempengaruhi harga kebutuhan pokok di Kabupaten Musi Rawas, Sumsel. Pantauan, Selasa (17/1/2023), harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Kabupaten Musi Rawas masih aman dan stabil. 

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Perayaan Imlek 2023 tidak mempengaruhi harga kebutuhan pokok di Kabupaten Musi Rawas, Sumsel.

Pantauan hari ini, Selasa (17/1/2023), harga sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten Musi Rawas masih aman dan stabil.

Pantauan di Pasar B Srikaton Kecamatan Tugumulyo, meski mendekati perayaan Imlek 2023, namun suasana pasar terpantau normal dan tidak ada peningkatan pembeli.

Sri Barokah, pedagang telur dan sembako di Pasar B Srikaton mengatakan, berdasarkan pengalaman tahun sebelnya, perayaan Imlek tidak berdampak terhadap harga.

"Kalau tahun-tahun sebelumnya, tidak ada pengaruhnya antara Imlek dan harga. Kecuali kalau tahun baru dan hari-hari besar Islam, baru harga akan naik," kata Sri, dibincangi Sripoku.com, Selasa (17/1/2023).

Dikatakan Sri, harga telur ayam ras saat ini berada di harga Rp50 ribu per karpet.

Harga itu memang masih tinggi, sejak sebelum perayaan tahun baru lalu.

"Harga telur memang sudah naik sejak sebelum tahun baru lalu, dan sekarang sudah berangsur turun," kata Barokah.

Kemudian untuk harga gula pasir berada di harga Rp14 ribu per kilogram. Harga itupun masih normal dan belum pernah terjadi kenaikan.

Kalau harga minyak kemasan yang merk Bimoli Rp20.500 per liter, merk Fortune Rp17 ribu per liter, merk Kita Rp14 ribu per liter dan minyak curah Rp14 ribu per liter

"Untuk harga minyak tersebut, masih stabil dan belum ada peningkatan harga," ungkapnya.

Kabid Perdagangan Disperindag Musi Rawas, Fatimah mengatakan, perayaan Imlek tidak akan berdampak terhadap harga kebutuhan pokok di Musi Rawas.

"Biasanya tidak berdampak, karena di Musi Rawas ini orang Tionghoa sangat sedikit. Sehingga tidak mempengaruhi permintaan terhadap kebutuhan pokok," ungkapnya.

Dikatakan, hasil monitoring yang dilakukan Disperindag Musi Rawas melalui petugas pasar, sejauh ini harga kebutuhan pokok masih stabil dan normal.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved