Berita Crime

Patungan Beli Narkoba, Tiga Sopir Diringkus Polsek Plaju, Diduga Pengedar Berhasil Meloloskan Diri

Lagi naas ketiga orang sopir truk berhasil diringkus oleh jajaran Satreskrim Polsek Plaju yang hendak berpesta narkoba dan satu orang diduga pengedar

Penulis: Andi Wijaya | Editor: bodok
SRIPOKU.COM/diw
Kapolsek Plaju AKP Firmansyah didampingi Kanit Reskrim Ipda Husin dan anggota ketika press release hasil tangkapan tersangka narkoba. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Lagi naas ketiga orang sopir truk berhasil diringkus oleh jajaran Satreskrim Polsek Plaju yang hendak berpesta narkoba dan satu orang diduga pengedar berhasil meloloskan diri dari penggerebekan di Jalan Kapten Robani Kadir Kelurahan Talang Putri Kecamatan Plaju Palembang. 

Ketiga sopir tadi yakni, Bismar (43), Ahmad Solihin (29), Hendra Sopian (34) ketiganya warga Desa Karang Anyar Kecamatan Muara Padang Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumsel.

Sedangkan Akib pemilik rumah  diduga bandar narkoba berhasil melarikan diri, karena mengetahui kedatangan polisi.

Mereka digerebek, pada Sabtu (7/1/2023) pukul 22.50 bersama barang bukti (BB) berupa 1 buah bong, 1 paket kecil narkotika jenis sabu, lalu dibawa ke Mapolsek Plaju Palembang untuk proses lebih lanjut.

Kapolrestabes Palembang Kombes Mokhamad Ngajib SIk melalui Kapolsek Plaju AKP Firmansyah didampingi Kanit Reskrim Ipda Husin membenarkan, sudah mengamankan tiga orang sopir sedang berpesta narkoba di Jalan Kapten Robani Kadir Kelurahan Talang Putri Kecamatan Plaju.

"Ada tiga tersangka kami amankan pada saat penggerebekan, penangkapan berdasarkan adanya informasi dari masyarakat dan Anggota Reskrim langsung melakukan pengecekan, dan benar saat di TKP ada tiga orang sedang menggunakan narkoba," kata AKP Firmansyah saat menggelar perkara, Selasa (10/1/2023) di Polsek Plaju.

Lanjutnya, pada saat dilakukan interogasi ketiganya mengaku berproses sebagai sopir pengangkut bahan bakar minyak ilegal.

"Untuk proses hukum pengguna narkoba kami proses di Polsek Plaju, sedangkan untuk perkara BBM nya kami limpahkan ke Polrestabes Palembang," katanya.

Masih katanya, barang bukti diamankan dari ketiga tersangka yakni 1 unit alat penghisap bong, sisa pakai sabu, dan dua unit mobil kendaraan jenis mobil grand max bermuatan 2 ton masing - masing mobil.

"Atas ulahnya ketiga tersangka akan dijerat dengan Pasal 132 ayat 1 Jo Pasal 112 ayat 1 atau Pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," pungkasnya.

Sedangkan, tersangka Hendra sendiri mengakui sudah menggunakan narkotika jenis sabu bersama ketiga rekannya.

"Kami berempat menggunakan sabu dengan cara patungan, saya, Bismar, Ahmad, dan Akib yang berhasil kabur. Menggunakan sabu di rumah Akib, dan membeli sabu dapatnya dari Akib," ungkapnya.

Lanjutnya, dirinya baru satu kali ini menggunakan sabu dan hanya iseng saja tidak ada niat.

"Saya kesana biasanya datang hanya untuk istirahat saja, lalu saat disana diajak Akib membeli sabu untuk dipakai bersama, dengan Akib ini baru kenal dan sudah bertemu empat kali, saya kenal dekat dengan kakek istrinya" tukasnya.

Dikatakannya, membeli sabu dengan Akib paket Rp 65 ribu.

"Saya baru dua kali hisap, tidak taunya sudah datang polisi. Saya sokongan Rp 15 ribu, Bismar Rp 20 ribu, Ahmad Rp 30 ribu," pungkasnya. (diw)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved