Tak Mau Antre dan Main Serobot, Perempuan di Riau Malah Serang Petugas SPBU saat Ditegur

Perempuan yang mengamuk di SPBU itu terlihat menyerang petugas dengan cara menampar, termasuk memukul.

Tayang:
Tangkapan layar akun Twitter @Midjan_La_2
Seorang perempuan terekam sedang mengamuk dan menyerang petugas SPBU dalam sebuah video yang diunggah di Twitter, Selasa (3/1/2023). 

SRIPOKU.COM -- Belum lama ini, netizen dihebohkan dengan viralnya sebuah video saat seorang perempuan mengamuk di salah satu SPBU di Kota Riau.

Dalam video yang viral di Twitter tersebut, perempuan yang tak diketahui identitasnya ini tampak mengamuk dan menyerang beberapa orang petugas SPBU.

Bahkan, perempuan yang mengenakan pakaian putih ini juga terdengar sempat berteriak ke arah petugas SPBU dan sempat melakukan tindakan kasar pada warga lain di SPBU tersebut.

"SEORANG WANITA MENGAMUK DI SPBU SUDIRMAN DURI," tulis pengunggah dalam keterangan video.

"Seorang wanita ricuh dengan petugas dan orang orang di SPBU Sudirman Duri tak jauh dari komplek perkantoran pemerintahan Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis, pada Selasa (03/01/2023)," tambahnya.

===

Menyerang petugas SPBU

Perempuan yang mengamuk di SPBU itu terlihat menyerang petugas dengan cara menampar, termasuk memukul.

Pukulan ia layangkan kepada salah satu petugas SPBU yang merekam ulah wanita tersebut ketika marah-marah.

"Nggak mau antri dia. Enggak mau antri semuanya," ujar seorang perempuan yang merekam dari kejauhan."

"Isi bensinku katanya, isi bensinku. Orang pada ngantri. Dia nggak mau antri. Padahal orang antri banyak ini ya," sambungnya.

Dalam cuplikan lain, perempuan yang ngamuk di SPBU tersebut juga terekam memukul seorang pria yang berusaha menenangkannya.

Sampai pada akhirnya, perempuan yang bersangkutan menjauh dari tempat pengisian bahan bakar dan kedua tangannya dipegangi oleh dua orang.

Lantas, bagaimana penjelasan Pertamina perihal ngamuknya perempuan tersebut di SPBU?

===

Ternyata serobot antrian

Pertamina membenarkan bahwa telah terjadi keributan di salah satu video seperti yang beredar di Twitter.

Kejadian tersebut berada di SPBU 14288619 Jl. Sudirman, Kel. Air Jamban, Kec. Mandau, Kab Bengkalis, Provinsi Riau.

Area Manager Communications, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Susanto August Satria mengatakan, kejadian itu terjadi pada Selasa (3/1/2023).

"Sekitar pukul 12.00 WIB," jelas Satria, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (5/1/2023).

Lebih lajut, ia membeberkan kronologi ngamuknya perempuan di SPBU 14288619 Bengkalis.

Satria menjelaskan, kejadian tersebut bermula dari salah satu pelanggan perempuan yang mengendarai sepeda motor Honda Vario berwarna putih.

Sebelum mengamuk, ia sempat menyerobot antrean pengisian pompa Pertalite secara tiba-tiba.

Berawal dari situ, pelanggan lain yang antre terlebih dulu merasa tidak terima dan meneriaki perempuan tersebut.

Seorang perempuan terekam sedang mengamuk dan menyerang petugas SPBU dalam sebuah video yang diunggah di Twitter, Selasa (3/1/2023).
Seorang perempuan terekam sedang mengamuk dan menyerang petugas SPBU dalam sebuah video yang diunggah di Twitter, Selasa (3/1/2023). (Tangkapan layar akun Twitter @Midjan_La_2)

"Perempuan tersebut malah memarahi operator yang tidak mau melayani konsumen tersebut karena tidak mengikuti antrean," tutur Satria.

"Dan sesuai prosedur pengisian BBM yang antre terlebih dahulu yang akan dilayani," tambahnya.

Perempuan yang videonya viral di Twitter, lanjut Satria, juga menendang sepeda motor lain yang antre terlebih dulu.

Pelaku keributan akhirnya dapat ditenangkan oleh aparat yang pada saat bersamaan sedang melakukan pengisian BBM.

"Pihak keluarga perempuan datang menjemput perempuan tersebut," jelas Satria.

"Tidak ada kerusakan sarfas dari kejadian ini dan operator kembali melayani konsumen seperti biasa sesuai prosedur," sambungnya.

===

Pelanggan diimbau patuhi aturan

Berkaitan dengan kejadian tersebut, Satria meminta pelanggan untuk mengikuti antrean.

Hal tersebut merupakan norma umum yang diketahui semua orang terkait aturan mengantre.

"Setiap pelanggan sudah pasti mengetahui bahwa membeli BBM saat anyre berarti harus mengikuti antrean tersebut," katanya.

Di samping itu, ia meminta kepada pelanggan untuk menyampaikan kritik atau masukkan kepada Pertamina mengenai pelayanan.

"Jika ada masukkan terkait pelayanan bisa mengontak Pertamina Call Centre 135, sampaikan masukannya, kejadiannya, dan kronologinya sehingga nanti tim di lapangan bisa kroscek," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Viral, Video Perempuan Mengamuk dan Serang Petugas SPBU di Riau, Diduga Tak Mau Antre"

===

Simak berita Sripoku.com lainnya di Google News

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved