Pilkada Palembang

Lantik PPK se Palembang, Ketua KPU Klaim Kouta Perempuan Terpenuhi

Ketua KPU Palembang Syawaludin mengklaim kouta perempuan PPK terpenuhi. Menurut dia petugas PPK perempuan di kecamatan yang di Palembang koutanya ter

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Arief
90 anggota PPK se Palembang yang akan bertugas di Pemilu 2024 resmi dilantik oleh KPU Palembang, Rabu (4/1/2023) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Ketua KPU Palembang Syawaludin mengklaim kouta perempuan PPK terpenuhi.

Menurut dia petugas PPK perempuan di kecamatan yang di Palembang koutanya terpenuhi.

Sebanyak 90 petugas adhoc Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se Palembang, resmi dilantik sebagai petugas pemilu 2024 mendatang.

Pelantikan dilakukan di Novotel Palembang, yang dihadiri Ketua KPU Sumsel Amrah Muslimin, Komisioner Bawaslu Sumsel Kurniawan, dan Forkopimda Kota Palembang.

Dalam kesempatan itu, Ketua KPU kota Palembang Syawaludin mengungkapkan, dari 90 anggota PPK se Palembang, diklaimnya sudah memenuhi kuota perempuannya.

Meskipun dalam kasat mata, dari 90 orang dilantik hanya sekitar 20 anggota PPK dari kalangan perempuan, atau sekitar 22 persen.

"Keterwakilan perempuannya sudah mencukupi, " kata Syawaludin, Rabu (4/1/2023).

Menurut Syawaludin, PPK ini nanti langsung bertugas pada minggu kedua bulan Januari, termasuk dilibatkan dalam pembentukan petugas adhoc Panitia Pemungutan Suara (PPS) .

"Termasuk dalam verifikasi administrasi bagi balon DPD RI dan pemuktahiran pemilih DP4, termasuk pantahir untuk cokluk, " tandasnya.

Ketua KPU Sumsel Amrah Muslimin berharap kepada anggota PPK yang dilantik, jika pemilu yang demokratis ada di PPK dan kedepan harus lebih baik dari pemilu 2019 lalu.

"Tugas berat dimana menunjukkan 2024 demokrasi di Palembang lebih baik 2019. Maka saya berharap setelah dilantik tidak boleh lagi melihat latar belakang, tetapi bertugas sebagai PPK dibawah naungan KPU, " pesannya.

Ditambahkan Amrah, meski pemilu 2024 masih lama, namun anggota PPK harus bekerja tanpa mengenal waktu sehingga apa yang diharapkan terwujud untuk pemilu yang demokratis.

"Tugas kita berat dimana fakta integritas sudah ada, kerja sepenuh waktu maka tidak akan selesai jika tidak fokus, mengingat Pileg dan Pilpres beririsan dengan Pilkada nantinya, " ungkap Amrah.

Sementara Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda (Finda) jika dalam proses rekrutmen PPK ini, tidak ada intervensi pihaknya selama ini meski ada yang memanfaatkannyam

"Pemkot Palembang tidak ikut campur dalam pemilihan PPK, dan kami serahkan ke KPU dan kami yakin bisa diamanahi mengingat seleksinya ketat sekali. Saya berharap yang duduk menjalankan amanahnya dengan baik, " pungkas Finda yang juga ketua DPD Partai NasDem kota Palembang ini.

 

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved