Berita Muara Enim

Kena Bujuk Rayu, Remaja 14 Tahun di Ruda Paksa Tiga Pemuda Muara Enim, di Losmen Kamar Nomor 7

berkenalan lewat medias sosial Faacebook, remaja 14 tahun di ruda paksa tiga orang pemuda di Losmen Kamar Nomor 7 Kota Muara Enim Kabupaten Maura Enim

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: bodok
SRIPOKU.COM/ari
Kapolres Muara Enim AKBP Andi Supriadi menggelar press release atas kasus ruda paksa anak dibawah umur. 

SRIPOKU.COM, MUARA ENIM - Lantaran berkenalan lewat medias sosial (Medsos) Faacebook, remaja 14 tahun di ruda paksa tiga orang pemuda di Losmen Kamar Nomor 7 Kota Muara Enim Kabupaten Muara Enim, secara bergiliran.

Diketahui bahwa anak gadisnya di ruda paksa, lalu orang tua gadis melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Tanjung Agung Polres Muara Enim Polda Sumsel.

Dari hasil penyelidikan ternyata ada tiga orang tersangka yang telah melakukan ruda paksa terhadap korban sebut saja Ji yang yang kenal berawal dari media sosial facebook.

Saat ini, ketiga orang tersangkanya yakni, Yudis kenalan pertama lewat facebook, lalu dua orang karyawan Losmen di Maura Enim, Hengki dan Riski.

Ketiganya telah diamankan di Mapolres Muara Enim, untuk dimintai keterangan terkait kasus ruda paksa terhadap Ji yang berusia 14 tahun.

Kapolres Muara Enim AKBP Andi Supriadi didampingi Kasat Reskrim AKP Tonny Saputra dan Kasubag Humas Iptu RTM Situmorang, Jumat (30/12/2022) menjelaskan, kejadian tersebut berawal pada hari Senin (19/12/2022) pukul 08.00.

Korban dijemput oleh tersangka Yudis yang baru dikenalnya melalui aplikasi Facebook sekitar dua hari yang lalu.

Kemudian korban J dan tersangka janjian untuk bertemu di halaman Masjid At Taqwa di Desa Pulau Panggung Kecamatan Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim. 

Setelah bertemu korban diajak tersangka dengan mengendarai sepeda motor untuk jalan-jalan ke Tanjung Enim dan Muara Enim.

Ketika di Kota Muara Enim, tersangka mengajak korban nongkrong di Taman Adipura dan akhirnya mengajak korban ke salah satu Losmen di Kota Muara Enim.

Dikatakan Kapolres saat press release, korban yang masih polos mengikuti saja kemauan tersangka dan mengajaknya masuk ke kamar Nomor 7. 

Ketika berada didalam kamar, tersangka mengajak korban selayak suami istri, sempat ditolak korban. Namun dengan segala bujuk rayunya akhirnya tersangka berhasil meruda paksa korban. 

Sekitar pukul 15.30, tersangka Yudis pura-pura pamit keluar sebentar kepada korban untuk membeli minum.

Tetapi Yudis ditunggu-tunggu oleh korban hingga sampai keesokan harinya tersangka Yudis tidak kunjung kembali ke Losmen dan meninggalkan korban yang tidak membawa uang sendirian di kamar losmen. 

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved