Kisah Mixue, Kedai Es Krim yang Cabangnya Ada di Mana-mana, Cara Franchisenya Gimana ya ?

Mixue didirikan oleh Zhang Hongchao pada tahun 1997 yang saat itu masih sebagai mahasiswa di Zhengzhou, China.

SRIPOKU.COM/ANTON
Mixue Palembang langsung mencuri perhatian warga Kota Palembang setelah es krim dan varian teh yang dijual menjadi viral di media sosial. 

SRIPOKU.COM -- Anda tentu sudah tak asing dengan Mixue, salah satu brand es krim terkenal asal China yang cabangnya sekarang bisa anda temui di hampir sebagian besar kota di Indonesia.

Nama Mixue langsung melejit di pemberitaan, baik itu di media cetak maupun media elektronik, setelah kesuksesan mereka dalam dunia kuliner membawa Mixue membuka banyak cabang di beberapa kota, tak terkecuali di Palembang.

Selain itu, Mixue disebut-sebut memiliki harga yang terjangkau serta promo yang menarik bagi sbeagian kalangan pencinta kuliner.

Lantas, apa sebenarnya Mixue itu dan bagaimana perjalanannya sebelum akhirnya bisa memiliki banyak cabang seperti sekarang ?

Salah satu booth Mixue Palembang yang ramai diserbu pembeli.
Salah satu booth Mixue Palembang yang ramai diserbu pembeli. (SRIPOKU.COM/AHMAD SADAM HUSEN)

===

Sejarah Mixue

Dilansir dari situs resmi Mixue, (11/3/2021), kedai Mixue merupakan perusahaan dengan nama lengkap Mixue Bingcheng.

Mixue Bingcheng adalah rangkaian toko es krim dan teh segar asal China yang dioperasikan oleh Mixue Bingcheng Co., Ltd.

Perusahaan ini memiliki satu-satunya hak eksklusif untuk melisensikan merek dagang termasuk Mixue Bingcheng.

Mixue didirikan oleh Zhang Hongchao pada tahun 1997 yang saat itu masih sebagai mahasiswa di Zhengzhou, China.

Pada 2006, Zhang Hongchao meluncurkan Mixue Super Ice Castle pertama kalinya dengan harga 1 Yuan.

Beruntungnya, es krim tersebut menjadi cepat populer.

Setelah beberapa kali mengalami surut bisnis, Zhang Hongchao mendapatkan keuntungan pertama setelah dua tahun kemudian.

Kepopuleran Mixue pun semakin meluas dengan pembukaan toko pertama di Hanoi, Vietnam pada 2018.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved