Alquran

Lafaz Audzubillah Sering Diucap Mengawali Bacaan Alquran, Ternyata Ini Maknanya Penyempurna Ibadah

Ketika hendak membaca Alquran atau pun mengaji kita sering membaca audzubillah yang sering dinamakan dengan taawudz, lantas apa maknanya?

Penulis: Tria Agustina | Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM/Tria Agustina
Berikut ini arti dan makna lafaz Audzubillahiminasyaitonirrojiim yang dibaca untuk mengawali bacaan Alquran. 

SRIPOKU.COM - Apa arti Audzubillah yang menjadi pembuka awal sebelum membaca Alquran? Berikut ini maknanya.

Saat hendak membaca Alquran, umat muslim dianjurkan untuk melafazkan Taawudz yakni Audzubillahiminasyaitonirojim.

Ta'awudz atau isti'adzah merupakan doa untuk memohon perlindungan dan penjagaan. 

Terdapat arti dan makna Audzubillah yakni lafaz yang dibaca untuk pembukaan sebelum membaca Alquran.

Simak ulasan selengkapnya mengenai arti dan makna bacaan Taawudz yang berbunyi Audzubillahiminasyaitonirojim berikut ini.

Baca juga: Disebut dalam Alquran 11 Kali, Ternyata Ini Arti Gelar Al Masih yang Disematkan Pada Nama Nabi Isa

Audzubillahiminasyaitonirojim berasal dari Bahasa Arab yang artinya Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.

أَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِِْ

audzubillahiminasyaitonirojim

Artinya:

Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.

Lafaz ta'awuz biasa kita lakukan ketika akan membaca Alquran ataupun memulai dzikir.

Adapun kewajiban untuk membaca lafadz tersebut juga dijelaskan dalam firman Allah SWT melalui An Nahl ayat 98 yang berbunyi:

“Apabila kamu membaca Al-Qur'an, hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syaithan yang terkutuk.” (QS. An-Nahl [16] : 98)

Tujuan dari membaca kalimat ini adalah sebagai permohonan supaya terhindar dari hal-hal negatif yang sifatnya batiniah dan untuk mendatangkan kebaikan.

Jadi, taawudz menjadi doa untuk memohon perlindungan dan penjagaan dari Allah Subhanahuwata'ala.

Lantas apa makna sebenarnya 'udzubillah tersebut?

Berikut ini penjelasan Syaikh Utsman al-Khamis yang dibagikan melalui kanal YouTube PAMTV.

Baca juga: Arti Hutamah yang Sering Dibaca dalam Alquran Surat Al Humazah, Ternyata Beginilah Gambaran Neraka

Syaikh Utsman al-Khamis menerangkan seseorang dalam membaca kitab suci Alquran seperti Al-Fatihah dan yang lainnya diawali dengan isti'adzah.

Karena Allah Ta'ala berfirman:

"Maka apabila engkau hendak membaca Alquran, mohonlah perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk."

Isti'adzah hukumnya sunnah muakkadah.

Berdasarkan tinjauan ilmu Ushul Fiqh, sunnah muakkad adalah amalan sunnah yang dilakukan untuk menyempurnakan suatu ibadah wajib dan dianjurkan dilakukan sebab tingkatannya hampir mendekati ibadah wajib.

"Bagi siapa saja yang ingin membaca dari kitabullah hendaknya memohon perlindungan. Dengan mengucapkan isti'adzah kepada Allah. Baik mengucapkan a'udzu billahi minasy syaithanir rajim atau a'udzu billahis sami'il 'alim minasy syaithanir rajim min hamzihi wanafkhihi wanaftsih," terang Syaikh Utsman al-Khamis.

Maka ia memohon perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk.

Maka a'udzubillah bermakna (berlindung).

Sebagaimana kata penyair:

"Wahai yang aku bersimouh padanya karena apa yang aku harapkan. Wahai yang aku berlindung kepadanya dari apa yang aku takutkan. Orang-orang tak akan sanggup menyatukan tulang yang Kau patahkan, dan mereka juga tak akan sanggup mematahkan tulang yang Kau satukan."

Dikatakan bahwa dua bait ini diucapkan al-Mutanabbi mengenai Saifud daulah al-Hamadani.

Ia adalah dua bait yang indah tetapi tidak pantas ditujukan untuk manusia, namun hanya pantas untuk Tuhannya manusia.

Di antara penyair-penyair ghuluw terhadap orang yang mereka cintai, al-Mutanabbi mengucapkan dua bait syair ini.

Ibnu Katsir rahimahullah berkata dari Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah, ia berkata:

"Beliau mengingkari dua bait ini ditujukan oleh al-Mutanabbi untuk manusia."

Dan berkata:

"Tidak boleh perkataan ini diucapkan kecuali untuk Tuhannya manusia."

Lalu ia menambahkan dan berkata: "Dulu Ibnu Taimiyyah sering mengucapkan dua bait ini di dalam sujudnya."

Beliau mengagungkan Allah dengan dua bait ini.

Wahai yang aku bersimpuh kepada-Nya karena apa yang aku harapkan.

Wahai yang aku berlindung kepada-Nya dari apa yang aku takutkan.

Orang-orang tak akan sanggup menyatukan tulang yang kau patahkan.

Dan mereka juga tak akan sanggup mematahkan tulang yang kau satukan.

Maka makna a'udzu adalah alwadzu dan astajiiru.

Maka A'udzu billah artinya astajiru billah (aku berlindung kepada Allah).

Demikianlah arti Audzubillah yang kerap dilafazkan sebelum mengaji.

Semoga kita semua terhindar dari godaan setan yang terukutuk.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved