Ternyata Ini Penyebab Sering Adanya Kecelakaan dan Macet Panjang di Jalan Lintas Timur Banyuasin

Kondisi jalan lintas timur atau Jalintim Banyuasin memprihatinkan, mulai dari kilometer 15 sampai ke kilometer 21 bergelombang

Editor: adi kurniawan
Yokin Darma Pratama
Kondisi jalan lintas timur Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan (Sumsel) yang bergelombang, Jumat (9/12/2022). 

SRIPOKU.COM, BANYUASIN — Kondisi jalan lintas timur (Jalintim) di Kabupaten Banyuasin memprihatinkan.

Pantauan dilapangan, Jumat (9/12/2022) sejumlah titik Jalintim Kabupaten Banyuasin mulai dari kilometer 15 sampai ke kilometer 21 bergelombang.

Tak heran jika Jalintim di kawasan itu menjadi kawasan langganan macet.

Dikarenakan, selain banyaknya persimpangan, para pengendara pun harus ekstra berhati-hati ketika melewati kawasan jalan bergelombang.

Terutama pengendara sepeda motor.

"Jelas bahaya jalan kayak ini kalo ngebut, susah jaga keseimbangan, bisa juga ban motor tergelincir," kata salah satu pengendara sepeda motor, Agustina.

Bukan hanya motor, laju kendaraan roda empat pun terhambat akibat jalan bergelombang ini.

"Paling pelan-pelan, kalo ngebut bahaya, susah menyeimbangkan stir, apalagi pas di gelombang yang tinggi, bisa-bisa nyangkut ini mobil," kata sopir minibus, Dimas Wahyu saat diwawancarai.

Menurut informasi, akibat kondisi jalan bergelombang, sudah banyak pengendara sepeda motor yang terjatuh dan hampir laka.

"Sudah banyak yang jatuh saya saja pernah hampir ketabrak gara-gara jalan ini, pas mau belok ke tokoh, gelombangnya tinggi, ban depan udah lewat, ban belakang malah nyangkut, dibelakang ada motor untung tidak ketabrak," kata pengendara motor Agustina.

Masyarakat berharap, pihak berwajib segera memperbaiki jalan lintas timur ini agar tidak menimbulkan korban lakalantas dan menghindari kemacetan.

"Harapannya segera diperbaiki, biar tidak ada yang jatuh dan tidak macet lagi," ujar Agustina. (Yokin Darma Pratama, Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Stisipol Candradimuka Palembang)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved