Banjir di Palembang

Takut Terobos Banjir di Jalan R Soekamto Palembang, Pengendara Angkut Sepeda Motor dengan Kaisar

Pengendara sepeda motor di Jalan R Soekamto, Palembang, terpaksa menumpang motor roda tiga Kaisar untuk mengangkut kendaraan mereka.

Penulis: Mita Rosnita | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Mita Rosnita
Pengendara sepeda motor di Jalan R Soekamto, Palembang, terpaksa menumpang motor roda tiga Kaisar untuk mengangkut kendaraan mereka, Jumat (9/12/2022) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pengendara sepeda motor di Jalan R Soekamto, Palembang, terpaksa menumpang motor roda tiga Kaisar untuk mengangkut kendaraan mereka.

Kaisar di siagakan di lokasi banjir untuk mengangkut sepeda motor untuk menghindari mogok.

Sebab ketinggian air relatif tinggi, jika dipaksakan bukan tidak mungkin sepeda motor akan mogok.

"Kalau yang lain juga ada yang naikan motor mereka ke dalam kaisar, soalnya mereka banyak yang pakai baju kerja dan takut kalau motornya mati tadi," salah seorang pengendara Aluyah, Jumat (9/12/2022).

Banjir kembali mengepung Kota Palembang, pasca hujan sejak Kamis (8/12/2022) hingga Jumat (9/12/2022) pagi.

Lokasi yang parah terendam banjir yakni
Jalan R. Sukamto Kelurahan 20 Ilir D II Kecamatan Kemuning Palembang.

Banjir yang menggenangi lokasi tersebut bahkan sampai berdampak terhadap kemacetan lalu lintas sejak pagi tadi hingga menjelang siang ini.

Beberapa pengendara sepeda motor pun nampak terpaksa menepikan kendaraan mereka sebab takut mengalami mogok di tengah banjir yang terjadi.

"Saya terpaksa menunggu di parkiran toko ini, takut kalau motor saya malah mogok," kata salah seorang pengendara, Aluyah (28).

Aluyah sendiri mengaku bahwa dirinya harus melintasi kawasan Jalan R. Sukamto sebab lokasi kerjanya berada di dalam PTC Mall.

"Mau cari alternatif lain juga sama saja, kan banjir ada di mana-mana," sambungnya.

Sementara itu Kasubdit Patroli Air dan Udara Polda Sumsel Kompol Budi Santoso yang turut bertugas dalam mengantisipasi banjir yang berdmapak terhadap pengguna jalan mengatakan saat ini pihaknya telah menerjunkan sebanyak 45 personil yang ditugaskan untuk membantu masyarakat sekitar.

"Untuk personel kita siagakan di masing-masing titik dari Polairud ada 3 regu masing-masing regu ada 15 orang, jadi 45 personel untuk menjaga apabila ada banjir dadakan, wilayah titik banjir itu sendiri pertama di PHDM, kemudian di sini R. Sukamto ini," kata dia kepada Sripoku.com, Jumat (9/12/2022).

Selain itu dirinya juga menyebutkan ada sejumlah perahu karet yang juga disiapkan untuk mengevakuasi apabila ada masyarakat yang perlu pertolongan darurat.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved