Berita Crime

NY Laporkan Suami ke Polrestabes Palembang, Hanya Gara-gara WIL Menjadi Korban KDRT

Mendapati suaminya ada Wanita Idaman Lain (WIL) membuat YN (26) warga Sako Palembang ini, menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)

Editor: bodok
SRIPOKU.COM/diw
YN (26) warga Sako Palembang saat melaporkan suaminya dalam kasus KDRT ke Polrestabes Palembang Polda Sumsel, Jumat (9/12/2022).  

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Mendapati suaminya ada Wanita Idaman Lain (WIL) membuat YN (26) warga Sako Palembang ini, menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan suaminya sendiri yakni MAP.

Tak terima dengan kekerasan dalam rumah tangga yang dialami YN, lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Palembang Polda Sumsel (Sumatera Selatan), Jumat (9/12/2022). 

Kepada petugas pengaduan, korban menuturkan, peristiwa yang dialaminya terjadi berawal saat, dirinya hendak menjemput sang suami bekerja dan meminta MAP agar segera pulang ke rumah pada Rabu, (7/12/2022), pukul 20.00, malam di tempat kerja MAP. 

Lalu, bertemulah dengan terlapor, dan menyuruhnya untuk pulang, guna menyelesaikan masalah yang ada. 

Namun terlapor malah marah -- marah dan melakukan pemukulan terhadap korban di bagian kepala. 

"Saat itu saya menyuruhnya pulang ke rumah dan menyelesaikan masalah kami, tapi dia menolak. Kami disitu ribut dan saya malah dipukulnya, " kata YN kepada petugas saat melaporkan, Jumat (9/12/2022). 

Karena marah-marah, lanjutnya, ia pun mengaku curiga dengan sang suami dan sebelumnya sudah pernah terjadi keributan kecil dengan masalah yang sama.

"Curiga pak namanya istri, lalu saya cek handphonenya.  Ternyata benar memang ada wanita lain di handphonenya. Saya sakit hati karena sudah diperlakukan seperti ini, " kata ibu dua anak ini. 

Sementara, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Haris Dinzah membenarkan adanya laporan korban KDRT yang diterima piket SPKT. Laporan korban diterima dengan LP nomor LP/B/2539/XII/2022/SPKT/POLRESTABES PALEMBANG/POLDA SUMSEL

"Laporan sudah kita terima dan akan ditindaklanjuti oleh unit PPA," ungkapnya. (diw)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved