Berita Pln

Jelang Piala Dunia-U20 PLN UID S2JB Koordinasikan Kehandalan Listrik Pengelola Jakabaring Sport City

Perhelatan Piala Dunia U-20 tahun ini direncanakan akan digelar di Tanah Air pada Bulan Mei 2023.

Editor: bodok
SRIPOKU.COM/Humas UID S2JB
Direktur Pemasaran & Operasional JSC Geri Radityo, Dirkeu & SDM Shola Arsyad, beserta Staf Ahli Direksi Jauhar Fahri dari PT JSC melaksanakan audiensi bersama jajaran manajemen PLN UID S2JB berfoto bersama. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Perhelatan Piala Dunia U-20 tahun ini direncanakan akan digelar di Tanah Air pada Bulan Mei 2023.

Rencana kegiatan yang sempat tertunda selama 2 (dua) tahun pasca pandemi Covid-19 ini melibatkan beberapa stadion di tanah air, salah satunya Stadion Jakabaring Palembang.

Keterlibatan Palembang sebagai salah satu tuan rumah membuat PT JSC bersama PLN UID S2JB mulai mempersiapkan kehandalan listrik.

Direktur Pemasaran & Operasional JSC Geri Radityo, Dirkeu & SDM Shola Arsyad, beserta Staf Ahli Direksi Jauhar Fahri dari PT JSC melaksanakan audiensi bersama jajaran manajemen PLN UID S2JB.

General Manager PLN UID S2JB Amris Adnan mengatakan, bahwa PLN siap mensupport kehandalan di JSC dengan sistem Kelistrikan Zero Down Time. 

"Menghadapi U-20 tentu PLN akan siap support kelistrikannya mengingat membawa nama bangsa secara Internasional" ujar Amris Adnan.

Menurut Geri Radityo, Stadion dengan luas 360 Hectar ini memiliki beban operasional yang cukup tinggi.

Beberapa event unpredictable membuat pengelola yang telah beralih kepemilikan dari pemerintah menjadi swasta ini menginginkan tarif yang sesuai untuk bisnis.

Menanggapi hal tersebut, PLN UID S2JB telah merespon beberapa hal termasuk membantu pembagian listrik tiap venue agar efisien. 

Menanggapi hal tersebut, Manager UP3 Palembang Triyono, menyarankan kawasan JSC dengan 16 ID Pelanggan itu melakukan penyesuaian kontrak daya.

Jika perlu tambahan daya pada saat beberapa event digelar bersamaan di JSC, pihak pengelola dapat bermohon ke PLN dengan tarif multiguna sesuai kebutuhan dayanya.

Tak hanya itu, untuk mengakomodir pedagang kaki lima yang berjualan dengan menggunakan genset disepanjang venue JSC, Triyono menyarankan untuk beralih ke energi listrik yang lebih efisien. 

"Kita bisa menambahkan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) untuk mengakomodir kebutuhan pedagang di area tersebut agar lebih efisien, tidak bising, dan ramah lingkungan," pungkas Triyono

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved