Berita Sriwijaya FC

Saksi Bisu Masa Keemasan Sriwijaya FC, Bus Melegenda Sriwijaya FC Kini Terbengkalai

Bus Mercy BG 7599 MZ warna merah maron dan warna keemasan catnya sudah terjelupas masih terlihat sisa branding logo Sriwijaya FC

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Odi Aria
Sripoku.com/Abdul Hafiz
Jadi Saksi Bisu Sriwijaya FC Raih Double Winner, Bus Melegenda Sriwijaya FC Kini Terbengkalai 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sriwijaya FC tim sepakbola kebanggaan masyarakat Sumsel yang berjuluk Laskar Wong Kito atau Elang Andalas ini pernah mencatat sejarah prestasi gemilang di masanya, ternyata masih menyisakan bus bersejarah seiring perjalanan legenda klub penyandang double winner.

Bus Mercy BG 7599 MZ warna merah maron dan warna keemasan catnya sudah terjelupas masih terlihat sisa branding logo Sriwijaya FC, sponsor Bank SumselBabel, PT Bukit Asam, PDPDE, kondisi velg bannya sudah berkarat, bodinya berkaran, dan pintunya sudah renggang sehingga di dalamnya ditumbuhi rumput pakis.

Baru-baru ini sempat ada media sosial yang memposting foto bus ini berjudul "Saksi Bisu Masa Keemasan Sriwijaya FC".

Berawal dari take over klub Persijatim pada akhir 2004 pasca gelaran PON XIV 2004 yang mewariskan fasilitas komplek olahraga JSC.

Pemerintah Provinsi Sumsel saat itu berkeinginan untuk menempatkan klub Liga 1 di Kota Palembang.

Pelaku sejarah lahirnya klub Sriwijaya FC Faisal Mursyid SH Dt Talangik yang merupakan Sekretaris Perusahaan PT SOM manajemen pengelola SFC mengatakan, tim ini mengawali kompetisi musim 2005 tertatih-tatih finish di peringkat 9.

Pelaku sejarahnya juga masih bersama tim saat ini yakni pelatih kiper SFC Ferry Rotinsulu yang waktu itu membersamai sebagai penjaga gawangnya.


Di tahun 2005, SFC menempati peringkat 9 Divisi Utama 32 Besar Piala Indonesia. Kemudian di tahun 2006 prestasi SFC naik menjadi peringkat 6 Divisi Utama 32 Besar Piala Indonesia.

Lalu pada musim kompetisi 2007 - 2008 berhasil. meraih Juara Kompetisi Divisi Utama PSSI Juara Piala Indonesia, mencetak Rekor MURI Double Winner, Fair Play Team. Copa Indonesia dan Liga Indonesia.

Pada tahun 2009 mengikuti Liga Champion Asia dan Juara Piala Indonesia untuk kedua kalinya.
Di tahun 2010 mengikuti AFC Cup 16 Besar, dan
Juara Piala Indonesia untuk ketiga kalinya, Juara Inter Island Cup, Juara Community Shield, Rekor Muri : Triple Winner - Fair Play Team.

Pada tahun 2011 menempati peringkat 5 Liga Super Indonesia, Juara Kampiun Babel Cup 2011.
Di tahun 2012 meraih Juara Liga Super Indonesia. Di tahun 2013 meraih Juara Liga Super Indonesia U-21. Di tahun 2014 - Runner Up Liga Super Indonesia U-21.

Kemudian pada 2015 menyandang Runner Up Piala SCM, Juara Piala Gubernur Kaltim, Runner Up Piala Presiden.

Pada tahun 2016 menempati Ranking 4 piala Gubernur Kaltim,Ranking 3 Bhayangkara Cup 2017, dan Ranking 11 Liga 1. Di tahun 2018 Ranking 3 Piala Presiden, Juara Piala Gubernur Kaltim. Degradasi ke Liga 2 hingga 2022 saat ini.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
PSM Makasar
19
10
8
1
33
8
21
38
2
Madura United
19
11
3
5
26
14
10
36
3
Persib
18
11
3
4
31
25
5
36
4
Persija Jakarta
19
10
5
4
23
11
8
35
5
Bali United
19
11
1
7
40
21
14
34
© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved