Berita Pln

PLN Peduli, Warga Pangkalan Balai Terdampak Banjir

im dari PT PLN ( Persero) UID S2JB ULP Pangkalan Balai bersama anak perusahaannya PT Haleyora Power melakukan sweeping instalasi listrik

Penulis: Zaini | Editor: bodok
SRIPOKU.COM/Humas UID S2JB
Aktivitas PLN Peduli untuk warga terdampak banjir warga Pankalan Balai Kabupaten Banyuasin.  

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Tim dari PT PLN ( Persero) UID S2JB ULP Pangkalan Balai bersama anak perusahaannya PT Haleyora Power melakukan sweeping instalasi listrik untuk membantu dan peduli ke sejumlah warga yang terdampak banjir di Pangkalan Balai Kecamatan Banyuasin 3.

PLN Peduli terhadap rumah warga terkait instalasi listrik, karena sewaktu-waktu kabel listrik yang terendam banjir akan membahayakan pemilik rumah.

Sebab itu, PLN Peduli melalui anak perusahaan PT Haleyora Power diberikan limit waktu selama 10 hari dan diperkuat oleh 20 petugas PLN dan PT Haleyora, tercatat dari Tanggal 17 hingga 27 November 2022 lalu dan kini sudah sukses.

Pengawas lapangan SPV K3 Kam dan Mutu Wagiman mengatakan, tujuan dari kegiatan ini pada intinya CSR  tahun ini dilakukan rutin oleh PT PLN bersama PT Haleyora Power untuk pengecekan instalasi dan pemasangan listrik.

"Kalau  untuk pemasangan KWH baru itu dari sisi PLN. Sedangkan untuk aliran instalasinya pengecekan dan perbaikan instalasi listrik  itu dari Haleyora Power," kata Wagiman.

Aktivitas PLN Peduli untuk warga terdampak banjir di Pangkalan Balai Kabupaten Banyuasin
Aktivitas PLN Peduli untuk warga terdampak banjir warga Pangkalan Balai Kabupaten Banyuasin. 

"Kami dari Tim PLN ( Persero) Pangkalan  Balai dan Haleyora Power penanggung jawab terdiri dari Doddy Prariyadi  Manager Regional 7 Sumbagsel, Ketua  Asman Niaga Rully Mulia, Wakil Ketua SPV Beyond KWH Dian Pratiwi dan saya sendiri, memilih kawasan ini karena daerah tersebut yang terdampak banjir," tutur Wagiman.

Dijelaskan Wagiman, daerah ini kebanyakan rumah-rumah warga desa yang sudah ada KWH meteran instalasinya masih tidak tertata atau semrawut, takutnya jika nantinya kembali banjir akan mengakibatkan tersetrum.

"Jadi dengan adanya  perbaikan instalasi ini harapannya instalasi standar dan lebih aman setandar kita bantu terbitkan  Nomor Identitas Instalasi Tenaga Listrik (NIDI) dan Sertifikat Laik Operasi (SLO) yang diperlukan agar instalasi listrik dapat dipastikan beroperasi dengan aman," kata Wagiman.

"Andaikan waktu-waktu terjadi lagi itu instalasinya sudah aman. Ada juga beberapa rumah warga memang belum ada KWH juga belum ada instalasi dan selama ini mereka menyambung kabel atau meminta dengan tetangga sebelah rumah, sehingga kabel yang dari rumah ke rumah si korban banjir ini tidak aman," ungkapnya.

"Bagi rumah warga yang belum ada kwh akan kita pasangkan kwh baru oleh PLN. Karena, PLN cuma sebatas KWH meter. Jadi yang mengerjakan dan membantu pemasangan instalasi listrik itu yang bersertifikat SNI, Nidi dan SLO itu adalah PT Haleyora Power anak perusahaan PT PLN (Persero) karena itu syarat pemasangan KWH baru," ujarnya. 

Dia menambahkan bahwa PT Haleyora Power ada salah satu produk namanya ListriQu itu yang dikelola oleh PLN.

Produk ini adalah melalui program Haleyora Peduli melaksanakan kegiatan dengan tema Peduli Instalasi Listrik bersama ListriQu.

Adapun bantuan yang diberikan pada kegiatan Peduli Instalasi Listrik meliputi pemeriksaan instalasi dan perbaikan instalasi listrik.

Selain itu, petugas ListriQu juga memberikan edukasi seputar kelistrikan."Program ini dilakukan oleh divisi listriQu yang salah satu bidang usaha yang dikelola PT Haleyora Power," pungkasnya. (jack)

 

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved