Harga Telur

Update Harga Telur Hari Ini di Pasar Pendopo PALI Harga Naik Rp 4 Ribu, Warga Pilih Menu Daging Ayam

Update Harga Telur Ayam di Pasar Pendopo PALI sejak sepekan terakhir alami kenaikan Rp 2-4 ribu per kilogram (/Kg)

Penulis: Reigan Riangga | Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Harga Telur Ayam di Pasar Pendopo PALI sejak sepekan terakhir alami kenaikan Rp 2-4 ribu per kilogram (/Kg). 

SRIPOKU.COM, PALI ---- Berikut ini update Harga Telur Ayam di Pasar Pendopo Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sejak sepekan terakhir alami kenaikan Rp 2-4 ribu per kilogram (/Kg).

Berdasarkan pantauan, Minggu (4/12/2022) kekinian harga Telur Ayam berada di Angka Rp30 ribu/kg. 

Dimana harga ini naik dari pekan kemarin yang masih berada di harga Rp26 ribu/kg.

Salah seorang pedagang di Pasar Pendopo PALI, Edi mengaku jika harga telur diangka kisaran Rp29 - 30 ribu/kg terjadi hampir satu pekan ini.

"Peningkatan harga ini ditenggarai jumlah permintaan telur meningkat menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2023," ungkapnya, Minggu.

Dwi (30) ibu rumah tangga asal Kelurahan Talang Ubi Timur, mengaku heran dengan harga beberapa komoditas di Pasar saat ini.

Sekarang lebih mahal telur ayam ketimbang harga ayam potong yang hanya Rp 28 ribu per kilogram. Melihat harga itu kami lebih memilih membeli ayam potong saja untuk lauk di rumah," ujarnya.

Sementara, Plt. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten PALI, Teguh Eko Sutrisno menerangkan jika pihaknya telah menggelar pasar murah dalam mengantisipasi harga sembako yang tidak stabil.

"Alhamdulillah, Bupati PALI, Bapak H. Heri Amalindo memberi arahan untuk segera laksanakan operasi pasar murah. Alhamdulillah sudah berjalan ke seluruh kecamatan" kata Teguh.

Dijelaskan, kenaikan harga telur ayam disebabkan karena peternak ayam petelur saat ini kesulitan mendapatkan pakan.

"Faktor cuaca, bikin peternak telur terkendala pakan," ujarnya.

Terkait menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Ia mengaku sebenarnya belum terlalu berdampak pada kenaikan harga.

"Faktor menjelang Natal dan Tahun Baru bisa jadi, namun tidak signifikan. Belum ada efek ke kenaikan inflasi. Pihak kami akan terus memantau harga sembako di pasar," katanya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved