Harga Ayam

Update Harga Ayam di Musi Rawas Minggu 4 Desember 2022, Jelang Tahun Baru Stabil Rp34.000 per Kilo

Berikut update harga ayam di Kabupaten Musi Rawas (Mura) Provinsi Sumsel, hari ini Minggu (4/12/2022).

Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Odi Aria
SRIPOKU.COM / Mita Rosnita
Update Harga Ayam di Musi Rawas Minggu 4 Desember 2022, Jelang Tahun Baru Bertahan Rp34.000 per Kilo 

SRIPOKU.COM, MUSI RAWAS-- Berikut update harga ayam di Kabupaten Musi Rawas (Mura) Provinsi Sumsel, hari ini Minggu (4/12/2022). 


Menjelang pergantian tahun 2023, harga sejumlah kebutuhan pokok atau sembako di Kabupaten Musi Rawas masih stabil, dan belum ada yang mengalami kenaikan harga yang signifikan.


Seperti halnya harga daging ayam, yang biasanya akan mengalami kenaikan ketika menjelang pergantian baru, namun kini harganya masih stabil Rp34.000 hingga Rp35.000 per kilogramnya. 


Kemudian harga telur ayam ras juga masih diharga berkisar antara Rp52.000 hingga Rp54.000 per karpetnya. 


Termasuk juga harga cabai. Harga cabai merah besar keriting, cabai merah besar dan cabai rawit hijau berada di harga Rp30.000 per kilogramnya. Sedangkan harga cabai rawit merah berada di harga Rp45.000 per kilogramnya. 


Seperti disampaikan, Satik salah seorang pedagang sembako di Pasar B Srikaton Kecamatan Tugumulyo mengaku, untuk semua harga kebutuhan pokok masih sama, belum ada kenaikan harga. 


"Masih sama yang kemarin, belum ada yang naik," kata Satik kepada Sripoku.com, Minggu (04/12/2022). 


Dijelaskan Satik, harga cabai merah besar keriting masih di harga Rp30.000 per kilogramnya. Harga tersebut masih sama dengan minggu kemarin. 


"Kalau harga cabai rawit hijau juga sama harganya yakni Rp30.000 per kilogramnya," jelasnya. 


Kemudian sambung Satik, untuk harga bawang merah mencapai Rp30.000 per kilogramnya. Harga tersebut naik Rp2.000 per kilogramnya, sebelumnya masih Rp28.000. 


"Kalau bawang putih tetap, yakni di harga Rp20.000 per kilogramnya," ungkapnya. 


Selanjutnya masih kata Satik, untuk harga telur ayam ras saat ini berada di harga Rp54.000 per kilogramnya. Harga itu masih sama dengan minggu lalu dan belum ada kenaikan kembali. 


Hasil pantauan di Pasar B Srikaton Kecamatan Tugumulyo, meski harga masih stabil, namun tetap saja tingkat pembeli masih sepi. Hal itu, kemungkinan dampak dari harga karet yang belum stabil. 


Sebab hampir sebagian besar masyarakat di Kabupaten Mura ini, bergantung pada penghasilan karet. Sehingga, ketika harga karet turun, maka ekonomi masyarakat juga akan anjlok. 

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved