Berita Muratara

Kapolres Muratara Sebut Asal Solar 10 Jerigen Diangkut Pakai Mobil Strada Berasal dari SPBU

Dari pengakuan tersangka, kata Ferly, solar itu berasal dari SPBU di Desa Beringin Makmur II Kecamatan Rawas Ilir, Muratara.

Editor: Ahmad Farozi
rahmat aizullah/ts
Tersangka SU ditangkap Sat Reskrim Polres Muratara diduga menyalahgunakan BBM solar subsidi di Desa Beringin Makmur II, Kecamatan Rawas Ilir. 

SRIPOKU.COM, MURATARA - Sebanyak 300 liter solar dalam 10 jerigen yang diamankan unit gabungan Polres Muratara saat patroli di jalan Kecamatan Rawas Ilir pada 26 November 2022 diduga berasal dari SPBU.

Minyak solar itu diangkut oleh seorang pria berinisial SU (54), warga Desa Beringin Makmur II, Kecamatan Rawas Ilir, menggunakan mobil Strada BG 8434 N dengan ditutupi terpal.

Kapolres Muratara, AKBP Ferly Rosa Putra mengatakan, mobil yang mengangkut solar tersebut dijumpai di jalan oleh anggotanya yang sedang patroli, bukan dalam area SPBU.

"Anggota kita menemukannya di jalan, bukan di SPBU. Terus anggota datang ke SPBU ternyata sedang melakukan operasional biasa," kata Ferly pada wartawan, Sabtu (3/12/2022).

Namun setelah pihaknya melakukan gelar perkara dan serangkaian penyidikan, asal minyak solar itu akhirnya terungkap.

Dari pengakuan tersangka, kata Ferly, solar itu berasal dari SPBU di Desa Beringin Makmur II Kecamatan Rawas Ilir.

Ferly mengaku masih akan mendalami adakah kerjasama antara pihak SPBU dengan tersangka dalam kasus tersebut untuk mengambil keuntungan lebih, sehingga dapat merugikan negara dan masyarakat.

"Ini masih kita dalami, kalau memang terlibat, mau mengambil keuntungan menjual kepada masyarakat dan ada kerjasama di sana ya kita kenakan (pasal), tapi masih kita dalami," katanya.

Ferly mengungkapkan dari keterangan tersangka mengaku membeli solar tersebut untuk kepentingan pribadi.

Bukan ingin dijual kembali kepada masyarakat dengan harga lebih mahal.

Dia juga belum bisa memastikan apakah solar yang diangkut tersangka itu merupakan BBM bersubsidi atau non-subsidi.

"Dari pengakuan tersangka hanya beli pribadi, untuk kepentingan pribadi, sementara ini ya, (belinya) di SPBU," katanya.

"Nanti saya sampaikan lebih lanjut ya, lebih detail lah. Subsidi atau bukan masih kita dalami, sabar ya," katanya.

Awak media sudah berupaya memintai keterangan pihak SPBU di Desa Beringin Makmur II, Kecamatan Rawas Ilir. Namun belum bersedia memberikan komentar. (rahmat aizullah/ts)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved