Berita Mura

Disalahgunakan, Bupati Mura Bakal Tarik Bantuan Mobil Ambulans dari Kades

Bupati Musi Rawas (Mura), Hj Ratna Machmud memberikan warning tegas kepada Kepala Desa (Kades) yang menerima bantuan unit mobil ambulans

Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.Com / Eko Mustiawan
Bupati Mura, Hj Ratna Machmud saat di wawancarai awak media, usai menyerahkan dan meninjau langsung unit mobil ambulans, Sabtu (03/12/2022).  

SRIPOKU.COM, MUSI RAWAS - Bupati Musi Rawas (Mura), Hj Ratna Machmud memberikan warning tegas kepada Kepala Desa (Kades) yang menerima bantuan unit mobil ambulans gratis dari Pemerintah Kabupaten Musi Rawas. 

Dimana, Bupati akan menarik kembali unit bantuan tersebut, jika disalahgunakan oleh Kepala Desa (Kades). Bahkan, bupati juga meminta kepada seluruh masyarakat dan juga awak media untuk mengawasinya. 

Hal itu disampaikan Bupati Mura, Hj Ratna Machmud saat di wawancarai awak media, usai menyerahkan dan meninjau langsung unit mobil ambulans, Sabtu (03/12/2022). 

Bupati menyampaikan, bahwa penyerahan bantuan ambulance tersebut, merupakan satu dari 9 program unggulan Bupati Mura, Hj Ratna Machmud dan Wakil Bupati, Hj Suwarti, yang menggaungkan 1 Desa 1 ambulance. 

"Ini adalah salah satu program atau visi dan misi kita, jadi hari ini bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58, kita melaunching ambulan gratis untuk desa-desa," kata Bupati. 

Pengadaan ambulance tersebut lanjut Bupati, berasal dari APBD Kabupaten Mura, untuk 30 unit. Namun, sebenarnya jumlahnya sudah 60 unit yang diberikan ke Desa, sedangkan 30 unit lainnya berasal dari Dana Desa (DD). 

"Kan sama-sama uang pemerintah juga. Jadi yang pakai DD itu sudah ada 30 desa, dan kita hari ini juga 30 unit," ungkap Bupati. 

Kedepan sambung Bupati, seluruh desa akan diupayakan untuk mendapat bantuan unit mobil ambulance, namun secara bertahap sesuai dengan kemampuan anggaran yang ada. 

"InsyaAllah, karena sesuai visi dan misi, saya pengennya 1 desa 1 ambulance. Untuk tahap pertama ini, kita beri Desa yang jauh dulu yang memang lebih membutuhkan," tegas Bupati. 

Bupati berharap, agar bantuan unit ambulance tersebut dapat digunakan sesuai dengan peruntukannya. Bahkan, jika nanti disalah gunakan maka akan ditarik kembali. 

"Kalau di salah gunakan, bisa ditarik. Jadi kepada masyarakat dan awak media untuk sama-sama mengawasi penggunaan unit ambulan tersebut," ucap Bupati.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Pian Raya Kecamatan Muara Lakitan, Martini mengaku senang mendapat bantuan tersebut. Karena, akses pemukiman warga dengan Puskesmas cukup jauh. 

"Alhamdulillah senang, selama ini memang ada ambulance dari Puskesmas, tapi jaraknya cukup jauh. Jadi nanti, unit bantuan ini akan digunakan untuk menghantar orang berobat," tutupnya. (Eko Mustiawan/CR41).

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved