Berita Muara Enim

Polda Sumsel Gandeng Unsri Survey Kinerja Polres Muara Enim

Tim Biro Rena Polda Sumsel bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sriwijaya (Unsri) melakukan survey penelitian

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: bodok
SRIPOKU.COM/ari
Tim Biro Rena Polda Sumsel bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sriwijaya (Unsri) melakukan survey penelitian untuk mengukur tingkat Kepercayaan Masyarakat Muara Enim kepada kinerja Polres Muara Enim, di Aula Rupatama Mapolres Muara Enim, Rabu (30/11/2022). 

SRIPOKU.COM, MUARA ENIM - Tim Biro Rena Polda Sumsel bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sriwijaya (Unsri) melakukan survey penelitian untuk mengukur tingkat Kepercayaan Masyarakat Kabupaten Muara Enim kepada kinerja Polres Muara Enim, di Aula Rupatama Mapolres Muara Enim, Rabu (30/11/2022).

Tim Peneliti V yang diketuai oleh Annada Nasyaya SIP MSi dan Ipda Febriyani SAP selaku Fasilitator dari Biro Rena Polda Sumsel bersama rombongan disambut oleh Kapolres Muara Enim AKBP Andi Supriadi SH SIk MH dan Kabagren Polres Muara Enim Kompol A Roni Romli SH MM dan PJU Polres Muara Enim.

Setelah melakukan tatap muka dan silaturahmi tim Fasilitator Biro Rena Polda Sumsel memberikan beberapa arahan teknis pelaksanaan penelitian survey kepada 50 Bhabinkamtibmas Polres Muara Enim.

Menurut Ipda Pebriyani bahwa tujuan penelitian ini sebagai salah satu upaya dari Polda Sumsel untuk mengetahui sejauh mana kinerja rekan-rekan Polres Muara Enim yang dapat dirasakan oleh masyarakat di wilayah hukum Polres masing-masing.

Sehingga diharapkan kinerja Polres Muara Enim dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Muara Enim dapat lebih ditingkatkan dari tahun ke tahun.

Untuk kelancaran kegiatan tersebut lanjut Ipda Pebriyani, diharapkan kepada seluruh Bhabinkamtibmas untuk bisa membantu rekan-rekan peneliti Unsri untuk dapat mengambil data hasil survey dari masyarakat di wilayah binaannya masing-masing.

Selain itu, selama pengambilan responden, para bhabinkamtibmas tetap menjaga independensi warga yang akan mengisi kuesionernya nanti sehingga hasilnya benar-benar reliabel dan akuntabel.

Adapun sasaran responden yang diharapkan mengisi survey memiliki dua syarat yaitu mereka yang menerima layanan kepolisian polres/polsek setempat selama satu tahun terakhir dan harus berdomisili di kelurahan/desa tersebut.

"Dengan adanya dua persyaratan tadi diharapkan data yang diambil lebih reliabel dan akuntabel," pungkasnya.

Pada kesempatan penelitian survey kali ini, sambung Ipda Pebriyani, jumlah Bhabinkamtibmas yang dilibatkan untuk penyebaran kuesioner adalah setiap Polsek menyiapkan lima orang Bhabinkamtibmas.

Bhabinkamtibmas ditargetkan mencari responden sebanyak delapan orang atau masing-masing Polsek ditargetkan mencari 40 orang warga binaannya untuk diambil pendapatnya atas kinerja kepolisian yang  dilakukan oleh Polres Muara Enim.

Sementara itu, Ketua Peneliti Tim V Annada Nasyaya mengungkapkan, penyebaran kuesioner di Kabupaten Muara Enim dilakukan pada 22 kecamatan, 16 Kelurahan dan 260 desa dengan 400 kuesioner, yang akan disebarkan oleh anggota Bhabinkamtibmas di 10 Polsek jajaran Polres Muara Enim.

Ada beberapa hal yang diukur dalam penelitian survey itu adalah angka Kinerja Quick Wins Presisi yang dirasakan masyarakat,  Persepsi Anti Korupsi, Tingkat Kepuasan masyarakat atas kinerja pelayanan kepolisian dan Tingkat Kepercayaan Masyarakat.

Untuk  metode penyebaran kuesioner dilakukan dalam dua cara yaitu melalui Hardcopy dan Link Survey Google Form.

Sebelum para Bhabinkamtibmas diterjunkan untuk mencari data survey pada penelitian nanti di lapangan, lanjut Annanda, para Bhabinkamtibmas langsung diberikan pelatihan tentang tata cara pengisian survey melalui link survey google form yang telah disiapkan.

Sehingga mereka dapat memahami seluk beluk pertanyaan survey yang ada dalam Link Survey itu, yang diharapkan nanti para Bhabinkamtibmas dapat menyampaikan secara teknis kepada masyarakatnya untuk mengisi survey tersebut.

Dalam  pelaksanaan pengambilan data di Kabupaten Muara Enim ini akan berlangsung selama 3 hari 
dimana satu orang enumerator Unsri akan melakukan kontrol penginputan data dari hasil penyebaran kuesioner para Bhabinkamtibmas. (ari)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved