Liga Italia

Liga Spanyol Serukan Sanksi Berat untuk Juventus Buntut Direksi Klub Mundur Serentak

Operator Liga Spanyol meminta UEFA menghukum berat klub mana saja yang melanggar financial fair play (FFP), termasuk Juventus.

Marco BERTORELLO / AFP
(Dari kiri) Presiden Juventus Andrea Agnelli, Wakil Presiden Juventus Pavel Nedved, CEO Maurizio Arrivabene, dan Direktur Federico Cherubini melihat sebelum pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Juventus dan AC Milan di stadion Juventus di Turin, pada 19 September 2021. Liga Spanyol Serukan Sanksi Berat untuk Juventus Buntut Direksi Klub Mundur Serentak. 

SRIPOKU.COM - Liga Spanyol menyuarakan pemberian sanksi berat kepada klub Liga Italia, Juventus, buntut pengunduran diri serentak jajaran direksi klub berjuluk I Bianconerri.

Ini tak terlepas dari kabar Presiden dan Wakil Presiden klub, Andrea Agnelli dan Pavel Nedved dan seluruh direksi mundur serentak yang mengejutkan Liga Italia.

Operator Liga Spanyol meminta UEFA menghukum berat klub mana saja yang melanggar financial fair play (FFP), termasuk Juventus.

Para Petinggi Juventus, Wakil Presiden Pavel Nedved (kiri), Presiden Andrea Agnelli (tengah), dan Direktur Olahraga Fabio Paratici (kanan).
Para Petinggi Juventus, Wakil Presiden Pavel Nedved (kiri), Presiden Andrea Agnelli (tengah), dan Direktur Olahraga Fabio Paratici (kanan). (TWITTER.COM/JUVETIMELINE)

Mundurnya jajaran direksi Juventus ini berkaitan dengan penyelidikan awal jaksa Turin, kota asal Juventus.

Dalam temuannya, Juventus disebut membuat laporan akuntansi yang palsu dan pembayaran pemain yang tidak tercatat.

Liga Spanyol pun langsung memantau perkembangan kasus ini dan tidak membiarkan Juventus lepas begitu saja.

"Menyusul kemunduran para petinggi Juventus, Liga Spanyol meminta sanksi agar segera diberikan," tulis pernyataan kompetisi itu dikutip dari ESPN, Rabu (30/11/2022).

"Liga Spanyol telah melaporkan Juventus ke UEFA pada 2022 begitu ada temuan pelanggaran financial fair play," tulis tambah pernyataan kompetisi itu.

Temuan awal Liga Spanyol didapat dari laporan Guardia di Finanza, seperti Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) di Tanah Air.

Juventus dianggap melakukan transaksi transfer di luar kemampuan ekonomi mereka.

Selain itu, beberapa pembayaran pegawai klub itu dianggap tidak tercatat dalam laporan.

Laporan gaji pemain Juventus juga dianggap sengaja ditutup-tutupi agar klub tidak melanggar ketentuan FFP.

Liga Spanyol merasa keanehan dalam temuan itu menandai pelanggaran Juventus atas peraturan FFP milik UEFA.

Kegigihan Liga Spanyol dalam masalah ini tidak lepas dari keinginan mereka menjalankan kompetisi yang sehat.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Klub
    D
    M
    S
    K
    GM
    GK
    -/+
    P
    1
    PSM Makasar
    19
    10
    8
    1
    33
    8
    21
    38
    2
    Madura United
    19
    11
    3
    5
    26
    14
    10
    36
    3
    Persib
    18
    11
    3
    4
    31
    25
    5
    36
    4
    Persija Jakarta
    19
    10
    5
    4
    23
    11
    8
    35
    5
    Bali United
    19
    11
    1
    7
    40
    21
    14
    34
    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved