Berita Musi Rawas

UMK Musi Rawas Diusulkan Naik 7,166 Persen, Apindo Tolak Menandatangai Usulan Kenaikan UMK

"Meskipun Apindo tidak mau menandatangani usulan, tetap UMK Musi Rawas tahun 2023 kita usulkan ke Bupati sebesar Rp3.536.218," kata Mefta Jhoni

Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Ahmad Farozi
eko mustiawan/sripoku.com
Dewan Pengupahan Kabupaten Musi Rawas (Mura) Provinsi Sumsel, saat melakukan rapat penetapan usulan UMK Musi Rawas tahun 2023, di Aula Disnakertrans Kabupaten Mura, Senin (28/11/2022). 

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Upah Minimum Kabupaten (UMK) Musi Rawas, Sumsel tahun 2023 diusulkan sebesar RpRp3.536.218.

Jumlah tersebut mengalami kenaikan dari UMK Musi Rawas tahun 2022, yang sebelumnya Rp3.299.758.

Dengan adanya usulan ini, maka ada kenaikan Rp236.460 atau 7,166 persen.

Awalnya Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Mura, mengusulkan kenaikan UMK 7,99 persen atau sebesar Rp3.543.907 atau naik Rp244.149 dari UMK 2022 ini.

Hanya saja, usulan tersebut ditolak oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Mura.

Hingga akhirnya diambil jalan tengahnya dengan diusulkan naik 7,166 persen.

Namun meski usulan kenaikan UMK sudah diturunkan jadi 7,166 persen, Apindo Kabupaten Mura menolak dan tidak mau menandatangani surat usulan UMK Musi Rawas 2023 yang akan diusulkan ke bupati.

"Meskipun Apindo tidak mau menandatangani usulan, tetap UMK Musi Rawas tahun 2023 kita usulkan ke Bupati sebesar Rp3.536.218," kata Kepala Disnakertran Mura H Mefta Jhoni kepada Sripoku.com, usai rapat, Senin (28/11/2022).

Penghitungan UMK Musi Rawas tahun 2023 sendiri lanjut dia, merupakan hasil perhitungan dari nilai inflansi.

Kemudian ditambah dengan pertumbuhan ekonomi dikalikan dengan nilai alpa.

"Jadi untuk inflasi kita mengacu pada nilai inflansi Sumsel sebesar 6,70 persen, dan pertumbuhan ekonomi mengacu hasil perhitungan BPS yakni 2,33 persen," katanya.

"Sedangkan nilai alpa sendiri hasil kesepakatan 0,20 persen," jelasnya.

Terkait dengan tidak bersedianya Apindo Kabupaten Mura menandatangi surat usulan tersebut, dikatakan Mefta Jhoni, hal itu tidak masalah.

Dan UMK Musi Rawas tahun 2023 tetap akan diusulkan ke Bupati.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved