Berita Palembang

Tegaskan Pensiun dari Gelanggang Politik, Sarimuda: Saya Mau Hidup Tenang Bersama Anak dan Cucu

Pensiunan Kadishub Provinsi Sumsel menegaskan jika dirinya sudah benar-benar pensiun dari gelanggang politik dan tidak bakal lagi maju

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Odi Aria
Sripoku.com/Abdul Hafiz
Mantan Cawako Palembang selaku mantan Direktur Utama PT Sriwijaya Mandiri Sumsel (SMS) Ir H Sarimuda MT didampingi kuasa hukumnya Firdaus Hasbullah SH. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Setelah sempat tersandung beberapa permasalahan hukum, Ir H Sarimuda MT yang telah beberapa kali maju pada pencalonan Walikota Palembang, Jambi, Bengkulu, kini menegaskan pensiun dari gelanggang politik.

"Saya tidak berpolitik, saya tidak akan maju lagi. Ini saya tidak maju saja, saya dibeginiin. Saya di masa hari tua saya ingin hidup tetang bersama anak cucu," ungkap Sarimuda didampingi kuasa hukumnya Firdaus Hasbullah SH yang membantah dirinya dinyatakan sebagai tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (28/11/2022).

Pensiunan Kadishub Provinsi Sumsel menegaskan jika dirinya sudah benar-benar pensiun dari gelanggang politik dan tidak bakal lagi maju pada pencalonan kepala daerah.

"Tidak ada ambisi apa-apa. Saya murni mau hidup tenang menikmati masa tua saya. Pensiun politik. Saya tegaskan kalau ada yang bilang Pak Sarimuda bakal maju lagi, tidak," tegasnya.

Firdaus Hasbullah mengatakan, kliennya merasa perlu memberikan penjelasan lantaran merasa selama ini kesimpangsiuran informasi.

"Persoalan yang menimpa Bapak Haji Sarimuda adanya pemberitaan di sana-sini mengatakan bahwa Bapak Haji Sarimuda tersangka atas kasus sedang disidik oleh KPK," kata Firdaus.

Mantan Presiden Mahasiswa UMP ini menambahkan, oleh sebab itulah hari ini menyampaikan hal-hal yang benar terkait misalnya bahwa Sarimuda menggunakan uang PT SMS. Terkait dengan kerugian negara apa yang dilakukan Sarimuda. Menurutnya sampai hari ini informasi itu tidak benar.

"Sehingga Pak Sarimuda akan menyampaikan hal ini sebenarnya-benarnya apa yang sedang menimpa beliau terkait pengggunaan anggaran PT SMS," katanya.

Ia menyebut, kalau misalnya para pihak yang sedang diperiksa akan ditetapkan sebagai tersangka, mungkin itu ada beritanya. Tapi kalau Sarimuda telah menjadi tersangka itu menurutnya belum ada.

"Termasuk berita-berita yang menyebar bahwa Sarimuda dinyatakan tersangka, saya rasa belum pernah ada itu KPK menyampaikan langsung bahwa Pak Sarimuda tersangka terkait yang sedang diperiksa," kata politisi Partai Demokrat.

Sarimuda mempersilahkan agar mendatangi ke PT SMS untuk menanyakan kebenarannya kalau dirinya tidak ada permasalahan lagi.

"Murka nanti dia di hadapan Allah. Jadi saya diam-diam saja, senyum-senyum saja. Saya serahkan kepada Allah saja. Saya tidak akan membalasnya. Untuk apa kita beropini di media," ujar Sarimuda.

Ia mangaku begitu dirinya mendengar informasi dikaitkan menggunakan uang PT SMS hingga disebut menyebabkan kerugian negara, dirinya hanya berserah diri.

"Mendengar itu, saya sholat, berdoa saja. InsyaAllah ampunilah orang-orang yang mendzolimi saya," pungkasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved